PTPN Siapkan 100.000 Liter Minyak Goreng untuk Pasar Murah di Sumut


153 view
PTPN Siapkan 100.000 Liter Minyak Goreng untuk Pasar Murah di Sumut
Foto : Dok/Humas PTPN III
Pasar Murah : Menteri BUMN Erick Thohir didampingi Dirut Holding Perkebunan Nusantara Abdul Ghani saat meresmikan operasi pasar minyak goreng murah di Medan baru-baru ini. 
Medan (SIB)
Dalam rangka memenuhi kebutuhan konsumsi minyak goreng dengan harga terjangkau bagi masyarakat, maka PT Perkebunan Nusantara III (Persero) akan melakukan operasi pasar sebanyak 100.000 liter dengan brand INL di Sumut selama 2022.

Peresmian operasi pasar minyak goreng ini dilakukan di 3 tempat, diresmikan pada 8 Januari lalu yakni di KualaTanjung 300 karton dengan ukuran 900 ml, Sionggang Tengah 300 karton ukuran 900 ml, dan di sekitar Universitas Sumatera Utara 400 karton ukuran 900 ml. Harga minyak goreng ini Rp. 12.600/900 ml dengan maksimal pembelian 2 Pcs.

PTPN memberikan subsidi pada pasar murah ini dari dana CSR. Dalam kegiatan operasi pasar, PTPN Group melalui anak perusahaannya PTPN IV dan PT Inti Nabati Lestari menyiapkan brand INL kemasan khusus.

Peresmian pasar murah ini dihadiri langsung Menteri BUMN, Erick Thohir bersama Dirut Holding Perkebunan Nusantara PTPN III, Abdul Ghani. Petinggi BUMN itu sekaligus berinteraksi dengan masyarakat di Kuala Tanjung dan Medan.

Erick Thohir menjelaskan bahwa pemerintah akan terus melakukan berbagai upaya membantu meringankan masyarakat mendapatkan minyak goreng dengan harga terjangkau lewat operasi pasar. "Ini merupakan bagian dari 1,2 miliar liter program minyak murah yang akan digunakan untuk meringankan beban masyarakat,” jelas Erick.

Masyarakat Kuala Tanjung dan Medan sangat antusias dan mengapresiasi kegiatan operasi pasar yang dilakukan oleh PTPN Group. “Saya merasa senang dengan adanya kegiatan ini sehingga kami bisa mendapatkan minyak goreng dengan harga yang terjangkau,” ungkap Masitah, salah seorang warga. Antuasisme masyarakat juga terlihat saat operasi pasar di Desa Sionggang, Danau Toba.

Dirut Holding Abdul Ghani menambahkan, PTPN Group akan mendukung penuh pemerintah dalam menekan harga minyak goreng yang sedang melambung tinggi. “Kami dari PTPN Group akan terus mengupayakan operasi pasar murah di lokasi lain, sehingga masayarakat dapat terbantu,” ujar Ghani.

Dalam operasi pasar, PTPN Group mendedikasikan 1/4 dari total kapasitas produksi minyak goreng atau setara dengan 750 ribu liter/bulan selama 5 bulan (Januari-Mei 2022) untuk mendukung program pemerintah.

“Sesuai yang direncanakan pemerintah, operasi pasar akan berjalan hingga 6 bulan ke depan dan kami siap untuk mendukung memberikan produk minyak goreng terbaik hasil produksi kami,” ujar Ghani. (rel/R4/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com