Panglima: Sinergitas TNI-Polri Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Maju


154 view
Panglima: Sinergitas TNI-Polri Jadi Kekuatan Menuju Indonesia Maju
(ANTARA/Laily Rahmawaty)
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memberika sambutan dalam acara buka puasa bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Selasa (2/4/2024).
Jakarta (SIB)
Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto meyakini sinergitas dan soliditas TNI-Polri dapat dipertahankan dan ditingkatkan sehingga menjadi kekuatan menuju Indonesia maju.
"Saya meyakini bahwa soliditas dan sinergitas TNI-Polri dapat dipertahankan dan ditingkatkan sehingga mampu menumbuhkan kekuatan menuju Indonesia maju," kata Agus dalam acara Buka Puasa Bersama TNI-Polri di Lapangan Bhayangkara, Jakarta, Selasa (2/4).
Hal ini disampaikan Agus dalam acara buka puasa bersama TNI-Polri untuk pertama kalinya setelah sempat terhenti karena Pandemi Covid-19.
Melalui acara buka puasa bersama ini, kata Agus, selain untuk mempererat sinergitas dan soliditas TNI-Polri sekaligus meningkatkan kesolehan spiritual dan sosial dalam memaknai kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Kegiatan ini sangatlah positif karena selain sebagai bentuk ibadah umat Muslim pada bulan Ramadhan dapat juga menjadi wadah mempererat silaturahmi di antara kita," kata Agus.
Sinergitas TNI-Polri sejalan dengan tema yang diusung dalam acara buka puasa bersama hari ini, yakni "Dengan hikmah puasa Ramadhan 1445H/2024, kita tingkatkan soliditas dan sinergitas untuk Indonesia maju".
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melimpahkan bimbingan, petunjuk, kekuatan kepada kita sekalian dalam melaksanakan tugas dan negara kesatuan Republik Indonesia yang sama sama kita cintai," kata Agus.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Hadi Tjahjanto, Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kallah, sejumlah pejabat utama TNI, Polri, Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nazaruddin Umar, serta Ustadz Das'ad Latif.
Selain buka puasa bersama anggota TNI-Polri dan masyarakat, acara diisi dengan tausiah agama oleh Ustadz Das'ad Latif, serta shalat berjamaah anggota Polri dan TNI, juga diisi dengan santunan kepada anak yatim.
Jadi Pelopor
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh personel TNI-Polri agar menjadi pelopor dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa. Hal itu disampaikan Kapolri dalam acara buka puasa bersama itu.
Jenderal Sigit mulanya mengingatkan bahwa Indonesia baru saja melaksanakan pesta demokrasi Pemilu 2024. Dalam kondisi tersebut, perbedaan pilihan di masyarakat pasti terjadi.
Meski begitu, Kapolri mengajak masyarakat untuk tak terpolarisasi. Dia juga meminta TNI-Polri menjadi pelopor menjaga persatuan dan kesatuan.
"Oleh karena itu, tentunya kita harus menjadi pelopor di dalam menjaga persatuan dan kesatuan sehingga walaupun perbedaan pendapat yang ada namun yang namanya persatuan dan kesatuan menjadi prioritas yang harus terus kita utamakan," kata Sigit dalam sambutannya, Selasa (2/4).
Dengan begitu, menurut Sigit, negara Indonesia akan terus terjaga dalam segala hal. Baik dari segi perkembangan negara hingga kondisi ekonomi.
"Di mana di situasi negara-negara lain sedang terganggu, namun pertumbuhan kita cukup bagus, instalasi kita juga terjaga, mata uang kita juga stabil, dan daya beli masyarakat saya kira juga Alhamdulillah semuanya masih bisa terjaga dengan baik," ucapnya.
"Dan ini tentunya menjadi cita-cita kita bersama untuk terus mendorong agar Indonesia bisa menjadi lebih baik," tambah Sigit.
Lebih jauh, Sigit menyampaikan terima kasih terhadap seluruh yang telah hadir. Dia mengaku berbahagia menggelar acara bersama keluarga besar TNI-Polri.
"Sekali lagi mudah-mudahan hikmat di bulan Ramadan ini, hikmat buka puasa yang kita laksanakan ini akan terus menjaga, akan terus mempertahankan persatuan dan kesatuan yang selama ini tentunya menjadi modal utama bagi kita semua untuk mewujudkan Indonesia menjadi lebih baik menuju visi Indonesia Emas tahun 2045," ungkapnya.
Terima Kasih
Menko Polhukam, Hadi Tjahjanto yang juga menghadiri acara buka puasa bersama TNI-Polri itu menyampaikan terima kasih terhadap seluruh jajaran TNI-Polri yang telah mengamankan Pemilu 2024.
Hadi mulanya mengaku sepakat dengan Kapolri yang menyebutkan telah lama tak ada acara bersama antara TNI-Polri. Padahal Hadi menyebut hal itu penting untuk memperkuat sinergitas TNI-Polri.
"Penting bagi kita untuk menjadikan momentum kebersamaan ini, momentum bulan Ramadhan ini sebagai upaya menjalin kebersamaan dan memperkuat persaudaraan dengan sesama," kata Hadi dalam sambutannya.
Kemudian Hadi menyampaikan terima kasihnya atas pengawalan dan pengaman TNI-Polri selama rangkaian Pemilu 2024. Dia juga berharap, pengawalan serupa juga dapat dilakukan pada Pilkada serentak yang bakal digelar November mendatang.
"Saya juga ingin mengucapkan banyak terima kasih atas soliditas TNI dan Polri sehingga bisa menjaga pesta demokrasi, pileg dan pilpres bisa berjalan dengan aman dan damai," ujar Hadi.
"Tentunya sinergitas soliditas ini juga harus kita jaga bersama untuk mengamankan pilkada serentak nanti pada tahun 2024," harapnya.
Lebih jauh, mantan Panglima itu juga menyoroti mengenai perencanaan pengamanan mudik Lebaran 2024. Dia mengatakan keseluruhan perencanaan telah disiapkan dengan baik.
"Kemarin bersama-sama dengan Pak Kapolri, Pak Panglima TNI, termasuk Dirjen Perhubungan Darat, Dirut ASDP mengecek secara langsung bagaimana rencana pengamanan pada saat masyarakat Indonesia melaksanakan mudik, baik keberangkatan maupun kepulangan," jelas Hadi.
"Mari kita bersama sama menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang akan melakukan mudik lebaran sehingga terwujud lebaran yang aman ceria dan penuh makna," pungkasnya. (**)
Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com