Minggu, 23 Juni 2024 WIB

Panglima TNI: Kita Akan Optimalkan Satuan Siber dan Drone

* Harapkan Tunjangan Lauk Pauk Prajurit Naik, Disamakan dengan Polri
Redaksi - Sabtu, 02 Desember 2023 08:58 WIB
282 view
Panglima TNI: Kita Akan Optimalkan Satuan Siber dan Drone
(Azhar/detikcom)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melakukan konferensi pers usai serah terima jabatan.
Jakarta (SIB)
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto berbicara tentang perubahan cara bertempur di dunia. Dia mengatakan TNI akan mengikuti perkembangan tersebut dengan mengoptimalkan satuan siber hingga drone.
"Doktrin harus diikuti dengan pengembangan lingkungan strategis yang ada. 10 Tahun lalu mungkin bertempurnya seperti itu. Sekarang bertempurnya kalau rekan-rekan lihat di Ukraina di Palestina itu sudah menggunakan siber, drone dan itu juga kita akan membuat satuan atau mengoptimalkan satuan siber yang sudah ada," kata Jenderal Agus Subiyanto usai upacara sertijab KSAD di Mabesad, Jakarta Pusat, Jumat (1/12).
Agus mengatakan akan menggandeng industri pertahanan (Inhan) dalam negeri untuk mengoptimalkan satuan siber dan drone. Dia mengatakan alutsista TNI juga akan ditingkatkan.
"Kemudian juga kita akan mengoptimalkan juga satuan drone. Tentunya kita akan menggandeng Inhan yang ada di dalam negeri," ujarnya.
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak mengatakan struktur keanggotaan TNI AD juga akan dilengkapi. Dia mengatakan tak ada masalah terkait pengisian struktur TNI.
"Tentang jabatan pasti akan segera kita lengkapi. Itu memang memerlukan waktu saja karena kesibukan beliau (Jenderal Agus Subiyanto) dan juga saya belum bisa menentukan sehingga agak mundur-mundur jadi tidak ada masalah," ujarnya.
Maruli mengatakan senioritas di TNI tak berarti tak bisa diperintah. Menurutnya, memerintah senior tergantung pada komunikasi yang baik.
"Terus yang terakhir mengenai senioritas, itu biasa karena kami juga sudah mulai dari Dandim ada senior. Yang penting komunikasi yang baik. Jadi tradisi senioritas di kita ini mungkin tentara di dunia ini cuma kita yang sangat kuat. Tetapi letaknya kekuatan kita ini ternyata di situ. Jadi bukan berarti senior itu tidak bisa diperintah, itu tatanan yang sudah berjalan dan sudah dikerjakan sekian lama. Saya di korem, kodam, kasdam, Kostrad semua baik-baik saja," ujarnya.


Disamakan dengan Polri
Jenderal Agus Subiyanto juga menyebut salah satu program yang akan diperjuangkannya yakni kenaikan tunjangan lauk pauk prajurit. Agus menyoroti uang lauk pauk prajurit masih di bawah Rp 88 ribu.
"Sesuai visi dan misi saya yaitu TNI yang profesional tentunya kita harus well-paid. Alhamdulillah dua hari yang lalu saya mengikuti rapat dengan bapak presiden, diikuti oleh Menteri Keuangan kemudian Bappenas, menteri BUMN dan Kapolri. Saya menyampaikan bahwa uang lauk pauk prajurit itu masih di bawah Rp 88 ribu," kata Jenderal Agus.
Agus mengatakan uang lauk pauk itu memiliki selisih yang besar dengan Polri. Menurutnya, Polri memiliki tunjangan uang lauk mencapai Rp 200-300 ribu.
"Kalau dibandingkan dengan Polri itu sangat jauh, Polri sudah Rp 200 ribu hampir Rp 300 ribu, sehingga saya sampaikan dan beliau menyetujui," ucapnya.
Dia berharap uang lauk pauk prajurit TNI akan mengalami kenaikan di 2024. Agus meminta uang lauk pauk prajurit TNI disamakan dengan Polri.
"Jadi ada waktu sebelum tahun 2024 mudah-mudahan terealisasi untuk ULP prajurit bisa disamakan dengan Polri," imbuhnya. (**)


SHARE:
Tags
beritaTerkait
Anaknya Meninggal Diduga Dianiaya Oknum TNI, Lenny Mengadu ke LBH Medan
Sambut HUT Bhayangkara ke-78, Polres Pematangsiantar Olahraga Bersama TNI dan Pemko
Panglima TNI Pastikan Revisi UU TNI-Polri tak Kembalikan Dwifungsi
Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochamad Hasan Tutup TMMD 120 Kodim 0211/TT
Pangdam I/BB Kunjungan Kerja di Makorem 023/KS
Kalapas Barus Terima Kunjungan Komandan Pos TNI AL Barus
komentar
beritaTerbaru