Paripurna DPR, Puan: Hak Rakyat di Pemilu Tak Boleh Dimanipulasi


238 view
Paripurna DPR, Puan: Hak Rakyat di Pemilu Tak Boleh Dimanipulasi
Foto : Ant/Aditya Pradana Putra
RAPAT PARIPURNA: Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato dalam rapat paripurna pembukaan masa persidangan III tahun 2023-2024 di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1). Rapat yang dihadiri 237 orang dari total 575 anggota tersebut digelar setelah masa reses DPR pada 6 Desember 2023 dan menjadi pembuka masa sidang III yang akan berlangsung selama tiga pekan hingga 7 Februari 2024 atau sepekan menjelang Pemilu 2024. 

Jakarta (SIB)

Ketua DPR Puan Maharani menyampaikan pidato dalam rapat paripurna pembukaan masa persidangan III tahun sidang 2023-2024 yang digelar, Selasa (16/1). Puan berbicara tentang komitmen meninggalkan legasi yang baik di tahun terakhir DPR periode ini bertugas.

"Selamat tahun baru 2024. Semoga di tahun yang baru ini, kita semua dirahmati Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, dengan kesehatan, kesuksesan, dan kebahagiaan. Tahun 2024, merupakan tahun terakhir dari tugas konstitusional DPR RI periode 2019-2024 menjadi komitmen kita semua untuk dapat menuntaskan tugas sebagai anggota DPR RI yang akan meninggalkan legacy yang semakin baik dalam menjalankan kedaulatan rakyat," kata Puan dalam rapat paripurna di Gedung Nusantara II MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (16/1).

Ketua DPP PDIP ini menyinggung kontestasi Pemilu yang dilaksanakan pada tahun ini. Dia menekankan gelaran Pemilu harus mengutamakan kedaulatan rakyat tanpa ditekan atau dimanipulasi.

"Pada tahun 2024 ini juga, akan berlangsung Pemilu sebagaimana diamanatkan oleh UUD NRI 1945, yaitu bahwa pemilihan umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali. Kedaulatan berada di tangan rakyat dan melalui pemilu, rakyat memilih Presiden dan Wakil Presiden. Rakyat juga memilih perwakilannya di DPR RI dan DPD RI," kata Puan.

"Rakyat dalam menjalankan kedaulatannya menggunakan hak pilih, harus dijamin bahwa hak rakyat tersebut dilaksanakan dengan bebas, rahasia, jujur, dan adil; hak rakyat tersebut tidak boleh dihalang-halangi, ditekan, dimanipulasi, dan lain sebagainya," imbuh dia.

Lebih lanjut, Puan meminta para anggota Dewan tetap menjalankan tugas secara efektif di tengah kesibukan kegiatan kampanye.

"Pada masa persidangan III ini, juga bertepatan dengan agenda Pemilu 2024 yang memasuki tahapan yang semakin tinggi intensitas kerja partai politik dalam berkampanye. Walaupun demikian, Anggota DPR RI akan tetap berkomitmen untuk menjalankan tugas-tugas konstitusional secara efektif, khususnya dalam merespons hal-hal yang sangat mendesak dan strategis," kata Puan.

Kumpulkan Anggota Fraksi

Sementara itu, Fraksi PDIP di DPR RI melakukan rapat fraksi usai rapat paripurna. Wasekjen PDIP Utut Adianto menyebut Ketua DPP PDIP Puan Maharani memimpin jalannya rapat.

Utut menyebut pertemuan anggota fraksi PDIP DPR RI bertujuan supaya kader tetap bekerja keras. Ia menyebut Puan meminta seluruh pihak tak mudah terprovokasi.

"Ya ini kan masa sidang terakhir sebelum pemilu. Kan pemilunya tanggal 14 ya, ya Mbak Puan sebagai pimpinan DPR, pimpinan fraksi, Ketua DPP bidang politik memberikan arahan. Arahan itu kan ada dua, arahan lapangan dan arahan yang lain-lain," kata Utut di Kompleks DPR/MPR.

"Ya, arahannya supaya kita tetap bekerja keras, jangan mudah terprovokasi oleh fitnah, isu dan sebagainya," sambungnya.

Ia menyebut dalam pertemuan itu juga otomatis ada pengarahan untuk memenangkan Ganjar Pranowo dan Mahfud Md. Ia mengatakan kekuatan Paslon 03 besar mengingat anggota legislatif PDIP di DPR juga menyebar di seluruh wilayah RI.

"Ya sudah otomatis lah (pengarahan memenangkan Ganjar-Mahfud). Kan kita partai pengusung, kita bercerita keadaan lapangan dan lapangan yang seperti apa yang harus kita arungi dalam sisa 28 hari ini," tutur Utut.

"Itu kita ini kan kalau bahasa dari Ibu Ketum petugas partai. Semenjak dideklarasikan hari Jumat 21 April tahun lalu itu sudah otomatis. Nah kami di demokrasi terpimpin, dipimpin oleh Bu Mega," pungkasnya. (detikcom/d)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com