PPKM Level 4 Dilanjutkan Hingga 2 Agustus

Pasar Rakyat Boleh Buka dengan Prokes Ketat

* Semua Pihak Diminta Ikut Melawan Covid-19

123 view
Pasar Rakyat Boleh Buka dengan Prokes Ketat
(Foto: BPMI Setpres)
SAMPAIKAN: Presiden Joko Widodo menyampaikan untuk melanjutkan penerapan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dari tanggal 26 Juli hingga tanggal 2 Agustus 2021 keterangan di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/7). 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan PPKM level 4 diperpanjang hingga tanggal 2 Agustus 2021 mendatang. Jokowi meminta masyarakat selalu waspada terhadap segala kemungkinan varian baru Covid-19 yang bisa lebih menular.

"Kita harus selalu waspada, ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular," kata Jokowi dalam konferensi pers disiarkan di YouTube Sekretariat Presiden, Minggu (25/7).

Jokowi memerintahkan para menteri dan pejabat terkait untuk meningkatkan testing dan tracing. Dia menyebut testing dan tracing juga harus direspons dengan treatment yang cepat agar laju penularan Covid-19 dapat ditekan dan angka kesembuhan juga meningkat.

"Penerapan protokol kesehatan yang ketat serta peningkatan testing, tracing, dan treatment akan menjadi pilar utama penanganan Covid-19 ke depannya," ucap Jokowi.

Dia meminta agar masyarakat harus selalu memakai masker dan menjaga jarak. Jokowi ingin seluruh komponen bangsa bersatu melawan pandemi Covid-19 di Tanah Air,

"Dengan usaha keras kita bersama, Insyaallah kita segera bisa terbebas dari Covid-19, dan kegiatan sosial ekonomi masyarakat bisa kembali normal," pungkasnya.

Ada Pelonggaran
Jokowi memutuskan melanjutkan PPKM level 4 dengan pelonggaran usaha kecil.

“Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi dan dinamika sosial, saya memutuskan melanjutkan menerapkan PPKM level 4 dari 26 Juli sampai 2 Agustus namun kita akan melakukan beberapa penyesuaian terkait aktivitas dan mobilitas yang dilakukan secara bertahap dengan pelaksanaan yang ekstra hati-hati," ujar Jokowi.

Dalam relaksasi PPKM level 4, sejumlah aturan diubah. Pasar rakyat yang menjual sembako sehari-hari diperbolehkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat. Pasar rakyat yang menjual selain kebutuhan pokok bisa buka kapasitas maksimum 50 persen dengan jam buka terbatas sampai pukul 15.00 WIB. Usaha-usaha kecil seperti pedagang kaki lima diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai jam tertentu.

"Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen atau outlet voucher, pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha-usaha kecil lain yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 WIB yang peraturan teknisnya diatur pemerintah daerah," kata Jokowi.

"Warung makan, pedagang kaki lima, lapak jajanan dan sejenisnya yang memiliki tempat usaha di ruang terbuka diizinkan buka dengan protokol kesehatan yang ketat sampai pukul 20.00 WIB dan maksimum waktu makan untuk setiap pengunjung 20 menit," ujar Jokowi.

Yang paling beda ialah aturan bagi warung makan. Untuk diketahui, PPKM level 4 sebelumnya atau yang berlaku pada Selasa hingga Minggu ini, warung makan hingga restoran tak boleh membuka fasilitas dine in, melainkan hanya bisa take away.

Jokowi menegaskan hal-hal teknis lainnya terkait relaksasi PPKM level 4 akan dijelaskan oleh menteri koordinator dan menteri terkait. Jokowi menyatakan pemerintah meningkatkan pemberian bantuan sosial untuk masyarakat karena dampak pandemi Covid ini menyasar sektor ekonomi juga.

Bagikan vitamin
Jokowi juga memerintahkan para menteri terkait untuk membagikan vitamin dan suplemen ke masyarakat secara maksimal.
"Secara khusus saya minta kepada para menteri terkait juga segera melakukan langkah-langkah maksimal untuk membagikan vitamin, suplemen, kepada masyarakat," kata Jokowi.

Tak hanya soal vitamin dan suplemen. Jokowi meminta agar dukungan obat-obatan hingga pengobatan di rumah sakit diberikan secara maksimal.

"Memberikan dukungan obat-obatan dan konsultasi dokter terhadap isolasi mandiri serta dukungan pengobatan di rumah sakit," terang Jokowi.

Jokowi juga meminta agar angka kematian pasien Corona di Tanah Air ditekan. Seperti diketahui, angka kematian Corona harian di Indonesia merangkak naik dalam beberapa hari terakhir.

"Angka kematian harus ditekan semaksimal mungkin, dan untuk daerah-daerah yang memiliki angka kematian yang tinggi, peningkatan kapasitas rumah sakit, isolasi terpusat, dan juga ketersediaan oksigen perlu ditingkatkan segera," sebut Jokowi.

Tren Perbaikan
Jokowi juga mengatakan tren pengendalian Covid-19 sudah mulai membaik sejak penerapan PPKM. Positivity rate Covid-19 mulai memperlihatkan penurunan.

"Kita tahu saat ini sudah terjadi tren perbaikan dalam pengendalian pandemi Covid-19, lanjut penambahan kasus, BOR dan positivity rate mulai menunjukkan tren penurunan seperti yang terjadi di beberapa provinsi di Jawa namun demikian kita harus tetap berhati-hati dalam menghadapi tren perbaikan ini, tetap harus selalu waspada menghadapi varian Delta yang sangat menular," kata Jokowi.

Jokowi mengatakan aspek kesehatan harus dipertimbangkan secara matang. Selain itu, Jokowi juga meminta aspek ekonomi masyarakat tak dilupakan.

"Pertimbangan aspek kesehatan harus dihitung secara cermat dan pada saat yang sama aspek sosial ekonomi masyarakat khususnya pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari juga harus diprioritaskan," ujar Jokowi.

Dilawan
Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad meminta agar semua pihak termasuk oposisi pemerintah untuk ikut membantu melawan Covid-19. Dasco meminta agar semua pihak tidak menyerah dalam melawan pandemi Corona yang semakin di Indonesia meningkat akhir-akhir ini.

"Tidak ada kata menyerah atau mengibarkan bendera putih. Sebagai satu nusa dan satu bangsa, semangat kita adalah Merah Putih. Tidak ada warna lain, tidak ada kepentingan politik yang lain. Tidak ada istilah pendukung pemerintah dan oposisi dalam penanganan pandemi ini, oposisi harus bersatu. Mari kita bersama lawan Covid-19," kata Dasco, dalam keterangannya, Sabtu (24/7).

Tak hanya opisisi dan masyarakat, Dasco juga meminta agar pejabat negara di seluruh tingkatan satu suara dan terjun langsung ke lapangan melayani masyarakat. Dia menegaskan program bansos, fasilitas kesehatan, hingga oksigen harus terpenuhi dari hingga ke wilayah terpencil.

"Pejabat negara baik di tingkat pusat hingga daerah harus satu suara dan terjun langsung kelapangan, memastikan program bantuan sosial berjalan dengan baik, ketersediaan fasilitas kesehatan, oksigen serta obat-obatan terpenuhi dari hulu hingga hingga hilir, bahkan hingga ke desa-desa dan juga pulau kecil terluar, negara harus hadir," tegas Dasco.

Lebih lanjut, Dasco meminta agar lembaga negara seperti BPOM bertindak cepat sesuai tugas dan fungsinya di tengah situasi darurat saat ini.

"Lembaga negara yang berkompeten, yaitu BPOM agar melakukan langkah-langkah yang cepat dan tepat di tengah kedaruratan seperti saat ini," ucap Dasco.

Ketua Harian Partai Gerindra ini menyakini Indonesia akan menang dan terbebas dari ancaman pandemi.

"Dengan catatan kita harus disiplin menerapkan prokes, menjaga semangat gotong royong dan memiliki kesadaran, bahwa pandemi ini adalah tanggungjawab kita bersama atas nama kemanusiaan," ujar Dasco. (detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com