Paus Fransiskus Doakan Korban Tewas dan Luka Tragedi Kanjuruhan


299 view
Paus Fransiskus Doakan Korban Tewas dan Luka Tragedi Kanjuruhan
(Remo Casilli/Pool Photo via AP)
Paus Fransiskus menyampaikan pesan saat memimpin Misa Malam Paskah di Basilika Santo Petrus, Vatikan, Sabtu (11/4/2020). Ilustrasi

Vatikan (SIB)

Paus Fransiskus turut mendoakan korban yang meninggal dan terluka akibat tragedi di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema melawan Persebaya pada Sabtu (1/10).


Pemimpin Gereja Katolik sedunia tersebut memanjatkan doanya dari balik jendela yang menghadap ke St. Peter's Square di Vatikan, Roma, pada Minggu (2/10).


"Saya berdoa untuk mereka yang kehilangan nyawa dan yang terluka akibat bentrokan yang pecah setelah pertandingan sepak bola di Malang, Indonesia," ujar Paus Fransiskus, seperti dilansir Vatican News.


Tragedi Kanjuruhan memang menarik perhatian internasional. Sejumlah media asing, mulai dari CNN hingga The New York Times, menyoroti tragedi yang menewaskan setidaknya 125 orang tersebut.


Uni Eropa juga menyampaikan pesan belangsungkawa terhadap tragedi Kanjuruhan.


"Simpati terdalam dan duka cita bagi para keluarga korban stampede (kepanikan massal) di Kota Malang. Uni Eropa ada bersama Indonesia dalam momen kesedihan besar ini @Jokowi," ucap Presiden Dewan Eropa Charles Michel melalui kicauan di Twitter pada Minggu (3/10).


Selain Michel, sejumlah tokoh dunia juga telah mengucapkan duka cita atas tragedi mematikan ini.


Berbagai klub bola dunia dan atlet sepakbola ternama juga melayangkan simpati dan duka cita terhadap para keluarga dan korban tragedi Kanjuruhan.


Ikut Sedih

Selain itu, beberapa pejabat di sejumlah negara ikut sedih menanggapi tragedi di Stadion Kanjuruhan.


Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Sung Y Kim, mengungkapkan rasa duka atas kejadian tersebut.


"Saya sangat sedih mendengar tragedi sepak bola di Malang. Belangsungkawa yang mendalam bagi semua korban jiwa dan keluarga yang ditinggalkan," kata Kim dalam pernyataan Twitter pada Minggu (2/10).


Selain Dubes AS, Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva turut mengungkapkan belasungkawa atas tragedi Kanjuruhan.


"Duta Besar Rusia untuk Indonesia Ibu L. Vorobieva dan seluruh staf Kedubes Rusia mengucapkan belasungkawa yang mendalam terkait tragedi di Malang," demikian pernyataan dari Kedutaan Besar Rusia di Indonesia dalam akun Twitter-nya.


"Turut berduka cita bersama dengan kerabat mereka yang meninggal dunia. Mengharapkan agar mereka yang luka-luka cepat pulih kembali," lanjut pernyataan itu.


Kedutaan Besar Ukraina di Indonesia juga turut mengucapkan rasa duka mereka atas tragedi di Kanjuruhan.


"Keluarga Besar Kedutaan Ukraina untuk Republik Indonesia, melalui pesan ini ingin menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada para korban jiwa di tragedi stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur," demikian pernyataan Kedubes Ukraina di Indonesia, dikutip dari Twitter.


"Mereka yang pergi untuk mendukung klub sepakbola kesayangannya, kini tak dapat kembali lagi ke keluarga masing-masing. Doa dari kami dan segenap rakyat Ukraina kepada para keluarga korban yang ditinggalkan agar mendapatkan ketabahan, keikhlasan, dan keadilan sebaik-baiknya."


Selain itu, Menteri Negara Inggris untuk Asia, Zac Goldsmith, turut mengungkapkan rasa dukanya atas kejadian ini.


"Sangat mengejutkan bahwa sangat banyak orang meninggal dunia dalam insiden pertandingan sepak bola mengerikan di Jawa Timur, Indonesia," kata Goldsmith dalam pernyataan Twitter.


"Pikiran dan doa saya untuk keluarga lebih dari 170 korban (tragedi ini) dan untuk pemerintah dan masyarakat Indonesia," lanjutnya.


Setelah duta besar, Inggris kembali melayangkan pesan duka citanya melalui salah satu menteri soal tragedi Kanjuruhan.


Menteri Negara Inggris untuk Asia, Zac Goldsmith, mengaku sangat terkejut karena tragedi Kanjuruhan memakan banyak sekali korban. Ia mengungkapkan rasa dukanya atas tragedi sepak bola.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com