Pebalap MotoGP Mandalika Tak Wajib Karantina


254 view
Pebalap MotoGP Mandalika Tak Wajib Karantina
YouTube.com/Agus Haryanto
Pemandangan di sirkuit Mandalika dari tikungan 10 yang lokasinya tidak jauh dari pantai.

Jakarta (SIB)

Pebalap dan ofisial ajang MotoGP Mandalika tidak diwajibkan menjalani karantina terpusat sebab sudah berada pada skema perlindungan travel bubble, kata petugas Satgas Penanganan Covid-19.


"Kalau sudah karantina bubble, artinya karantina terpusat tidak dikerjakan karena tumpang tindih," kata Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Alexander K Ginting, dikonfirmasi di Jakarta, Minggu (6/2).


Alexander mengatakan pebalap dan ofisial berada pada skema perlindungan travel bubble yang memungkinan pelaku perjalanan di dalamnya terlindungi dari risiko penularan Covid-19.


"Bubble kan ada dalam karantina yang gelembungnya bergerak, tapi tidak boleh pecah. Sehingga setiap bubble akan konsisten dalam bubble-nya masing-masing tanpa menjadi pecah," kata dia.


Satgas Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor Nomor 5 Tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Sistem Bubble pada Kegiatan MotoGP 2022 di Mandalika dalam masa Pandemi Covid-19 yang terbit 3 Februari 2022.


Dalam aturan itu disebutkan sejumlah ketentuan, di antaranya pelaku sistem bubble MotoGP 2022 di Mandalika yang terdaftar secara resmi sebagai pebalap dan ofisial memasuki kawasan bubble MotoGP 2022 di Mandalika melalui pintu masuk kedatangan internasional Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid.


Selama berada di kawasan sistem bubble MotoGP 2022 di Mandalika, peserta hanya diperkenankan melakukan interaksi dengan orang yang berada dalam satu kelompok bubble, melakukan kegiatan di zona yang telah ditentukan pada setiap fasilitas atau sarana prasarana dalam kawasan bubble di Mandalika.


Selain itu, peserta menjalani pemeriksaan tes cepat antigen secara rutin setiap hari, melaporkan kepada petugas kesehatan dalam kawasan sistem bubble ketika mengalami gejala yang berkaitan dengan Covid-19 untuk dilakukan pemeriksaan RT-PCR.


Siapkan 23 Hotel

Sebanyak 23 hotel disiapkan untuk travel bubble menjelang tes pramusim MotoGP Pertamina Mandalika International Street Circuit, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.


"Kita kawal 23 hotel sebagai bubble dalam ajang per season yang mulai Senin (7/2) pukul 19.00 mulai dari kru dan pebalap yang akan tiba," ujar Kepala Dinas Pariwisata NTB, Yusron Hadi.


Sebelum penerapan travel bubble kepada para pebalap dan kru, seluruh karyawan hotel akan menjalani PCR terlebih dahulu di dua hotel yang telah disiapkan yakni Raja dan Novotel.


"Semua karyawan yang bertugas saat bubble harus mengikuti swab PCR dan tetap berada di hotel. Bila keluar dari hotel maka kembalinya ke hotel mereka harus menjalani test rapid antigen," tegas Yusron.


Selain itu, setiap hotel menyiapkan tempat rapid antigen dan PCR yang akan diisi oleh para petugas kesehatan. "Selain 23 hotel ini dipastikan menerapkan aplikasi PeduliLindungi dan semua karyawan yang sudah di PCR masuk dalam skema bubble dengan penerapan prokes yang baik," terangnya.


Menurut Yusron, untuk skenario bubble ini akan dilaksanakan karantina kawasan selama tiga hari di 23 hotel tempat para pebalap dan kru menginap sejak kedatangan di Lombok.


Tes Pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit digelar pada 11-13 Februari. Indonesia mendapat jatah tuan rumah tes setelah Malaysia, yang lebih dulu kebagian pada 5-6 Februari.


Sebanyak 24 pebalap dari 12 tim balap MotoGP dipastikan siap tampil di tes pramusim MotoGP 2022 di Pertamina Mandalika International Street Circuit. (KJ/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com