Pemerintah Berharap G20 Brikan Manfaat untuk Penanganan Situasi Politik Internasional


185 view
Pemerintah Berharap G20 Brikan Manfaat untuk Penanganan Situasi Politik Internasional
(Foto: Antara/Desca Lidya Natalia)
BERI KETERANGAN: Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Gerard Plate memberikan keterangan kepada awak media di lingkungan Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (19/9). 

Jakarta (SIB)

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, telah melaporkan perkembangan persiapan penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 kepada Presiden Joko Widodo, Senin (19/9).


Menurut Plate, penyelenggaraan KTT G20 di Bali masih dihadapkan pada situasi konflik geopolitik internasional yang masih belum reda.


"Persiapan salah satu, misalnya G20 kan sebentar lagi G20 ini akan berlangsung. Lalu bagaimana persiapan-persiapan kita apalagi G20 kali ini sampai sekarang situasi geopolitik belum mereda, masih terus tinggi," ujar Johnny di Kompleks Istana Kepresidenan.


Pemerintah pun berharap penyelenggaraan KTT G20 pada November 2022 mendatang dapat memberikan manfaat untuk penanganan situasi politik internasional.


Di samping itu, ia berharap, agar masyarakat dapat mengetahui perkembangan penyelenggaraan KTT G20.


"Bagaimana ini kita melakukan agar manfaat G20 itu betul-betul bisa kita peroleh dan rakyat mengetahuinya," tambahnya.


Diberitakan sebelumnya, Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan, pemerintah Indonesia telah siap menggelar pelaksanaan KTT G20 di Bali pada November mendatang.


Menurutnya persiapan agenda internasional itu sudah on the track baik dari sisi logistik maupun substansi tema.


"Kita sudah siap dari segi logistik maupun dari segi substansi. Saya kira persiapan kita on the right track," ujar Retno di kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (9/9).


Sebagaimana diketahui, KTT ke-17 G20 akan diselenggarakan di Bali pada 15-16 November 2022. KTT ini akan menjadi puncak dari proses dan usaha yang intensif dari seluruh alur kerja G20 (Pertemuan Tingkat Menteri, Kelompok Kerja, dan Engagement Groups) selama setahun keketuaan Indonesia.


Sementara itu, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres dikabarkan akan menghadiri KTT tersebut.


Hal itu dikonfirmasi saat Menteri Luar Negeri Retno Marsudi bertemu Guterres di sela-sela kegiatan High Level Week (HLW) Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-77 di New York, Amerika Serikat.


"Menlu Retno Marsudi telah lakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Menlu RI sampaikan apresiasi atas konfirmasi kehadiran Sekjen PBB di KTT G20 nanti," sebut Kemenlu dalam siaran pers pada Senin. (Kompas/c)






Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com