Pemerintah Tetapkan RI Darurat Tertentu PMK

Tersebar di 22 Provinsi

230 view
Pemerintah Tetapkan RI Darurat Tertentu PMK
Foto: Dok. Shutterstock
Ilustrasi hewan ternak.

JAKARTA (SIB)

Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak kian meluas. Terkini, tercatat lima provinsi di Tanah Air memiliki kasus PMK tertinggi. Hal ini membuat pemerintah meningkatkan status keadaan darurat tertentu PMK.


Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Nomor 47 Tahun 2022.


Dalam rilis yang ditandatangani oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto S.Sos itu, tercatat lima wilayah provinsi dengan kasus tertinggi PMK per Sabtu (2/7).


Jawa Timur dengan 133.460 kasus menempati posisi pertama provinsi yang memiliki kasus PMK terbanyak, disusul Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan 48.246 kasus. Selanjutnya, Jawa Tengah berada di peringkat ketiga dengan 33.178 kasus, Aceh 32.330 kasus, dan Jawa Barat dengan 32.178 kasus.


Untuk itulah, Pemerintah Indonesia melalui BNPB telah menetapkan Status Keadaan Tertentu Darurat PMK pada hewan ternak.


"Menetapkan: Keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana tentang penetapan status keadaan tertentu darurat penyakit mulut dan kuku," bunyi Surat Keputusan Kepala BNPB Nomor 47 Tahun 2022.


Dalam keputusan itu, ada enam poin yang harus diperhatikan, yakni:


Menetapkan Status Keadaan Tertentu Darurat Penyakit Mulut dan Kuku.


Penyelenggaraan Penanganan Darurat pada masa Status Keadaan Tertentu Darurat Penyakit Mulut dan Kuku dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Penyelenggaraan Penanganan Darurat sebagaimana dimaksud, dilakukan dengan kemudahan akses sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan mengenai penanggulangan bencana.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com