Pemprov Sumut Tetapkan UMP 2023 Naik 7,45 Persen


219 view
Pemprov Sumut Tetapkan UMP 2023 Naik 7,45 Persen
Foto: Ist/harianSIB.com
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian menjawab pertanyaan wartawan terkait penetapan UMP Sumut, usai meninjau Kejurnas Senior Gulat Puan Maharani Cup di Hotel Pardede, Jalan Dr Pardede, Medan, Senin (28/11/2022). 

Medan (SIB)

Pemprov Sumut menetapkan Upah Minimum Provinsi (UMP) tahun 2023 sebesar Rp2.710.493. Jumlah tersebut naik Rp187.883 atau sekitar 7,45 persen dari tahun sebelumnya Rp2.522.609.


Hal itu diungkapkan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi usai meninjau Kejurnas Senior Gulat Puan Maharani Cup di Hotel Pardede, Jalan Dr Pardede, Medan, Senin (28/11).


Menurut Edy Rahmayadi itu merupakan opsi terbaik dan tertinggi kenaikannya setelah satu minggu mempelajari dan membahas UMP Provinsi Sumut.


“Ini opsi terbaik, ada tiga opsi, setelah kita pelajari dan kita bahas selama seminggu, ini opsi terbaik dan kenaikannya paling besar dibanding opsi lainnya,” kata Edy Rahmayadi didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian.


Salah satu pertimbangan yang diambil dalam keputusan itu menurut Edy Rahmayadi adalah kesulitan kabupaten/kota menyesuaikan dengan UMP yang baru.


Sehingga Pemprov Sumut memilih menaikkan UMP sebesar 7,45 persen yang dianggap paling ideal untuk situasi perekonomian Sumut saat ini.


“Kalau kita maksimalkan lagi naiknya nanti kabupaten/kota sulit menyesuaikan, misalnya Medan kalau 6 persen saja, kita naikkan bisa sampe Rp3.400.000 sekian UMK mereka malah repot kita nanti, harus kita jaga semuanya,” katanya.


Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Sumut Baharuddin Siagian mengatakan, pilihan terbaik yang ada pada saat ini.


Kondisi ekonomi yang masih belum stabil memberikan dampak yang cukup signifikan dalam menaikan UMP tahun 2023.


“Kita sudah hitung, kita pelajari termasuk inflasi, pertumbuhan ekonomi dan indeks tertentu lainnya di Sumut, inilah opsi terbaik yang bisa kita pilih untuk UMP tahun depan,” kata Baharuddin.


Kenaikan UMP ini sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Kemenaker) Nomor 18 Tahun 2022 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2023. Kenaikan UMP ini akan mulai berlaku pada 1 Januari 2023.


“Tentu ini sesuai dengan Permanker Nomor 18 Tahun 2022 di situ ada formula cara perhitungannya kita harap ini mampu mendongkrak perekonomian Sumut dan juga berdampak signifikan untuk buruh,” kata Baharuddin. (A13/c)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com