Pemprov Sumut dan Kabupaten/Kota Diminta Percepat Vaksinasi


174 view
Pemprov Sumut dan Kabupaten/Kota Diminta Percepat Vaksinasi
Sumutprov.go.id
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meninjau langsung vaksinasi massal yang dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat tersebut. Sebanyak 1.500 dosis vaksin untuk tahap pertama pun disiapkan bagi masyarakat Medan Johor sekitarnya.
Medan (SIB)
Pemprov Sumut dan seluruh kabupaten/kota diminta memercepat pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat, guna menekan angka terpapar Covid-19 di Sumut yang merupakan daerah peringkat ketiga penyumbang kasus baru di Indonesia.

Permintaan itu disampaikan anggota F-PDI Perjuangan DPRD Sumut Salmon Sumihar Sagala dan anggota Komisi E Poaradda Nababan kepada wartawan, Senin (23/8) menanggapi posisi Sumut peringkat ketiga penyumbang kasus baru Covid-19 di Indonesia.

"Yang paling utama, pemerintah harus bisa menjamin ketersediaan vaksin, sehingga pelaksanaan vaksinasi ke seluruh kabupaten/kota di Sumut dapat dilaksanakan secara cepat, agar kasus baru Covid-19 di Sumut dapat ditekan semaksimal mungkin," ujar Salmon Sagala.

Ditambahkan anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, pelaksanaan vaksinasi ini harus benar-benar dikawal dan dipercepat penyelesaian targetnya, karena hanya dengan cara inilah satu-satunya jalan untuk menekan jumlah kasus terpapar virus corona, sebab sampai saat ini belum ada obat penangkalnya.

"Kita hanya bisa mencegah penularan, mengurangi keparahan saat terpapar dan mencegah kematian melalui vaksinasi yang saat ini merupakan perlindungan terbaik. Disini Pemprov Sumut dan seluruh kabupaten/kota di Sumut diharapkan terus bekerja maksimal dan harus bisa menurunkan peringkat ketiga penyumbang kasus baru virus corona di Indonesia," tandasnya.

Salmon yang juga anggota Komisi D ini bahkan menyarankan, agar pemerintah melibatkan berbagai elemen masyarakat lebih banyak lagi, seperti Parpol, Ormas, OKP (Organisasi Kemasyarakatan Pemuda), organisasi keagamaan dari tingkat provinsi hingga tingkat lingkungan melaksanakan vaksinasi, karena masih banyak masyarakat yang belum kebagian divaksin.

Sementara itu, Poaradda Nababan bahkan lebih menekankan kepada Kementerian Kesehatan RI agar tetap memantau ketersediaan vaksin di Provinsi Sumut, jangan sampai ada daerah terkendala melakukan vaksinasi terhadap masyarakat, gara-gara kekurangan vaksin.

"Target kita, lebih cepat selesai vaksinasi terhadap masyarakat lebih baik, apalagi kita lihat fakta di lapangan antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin cukup besar, " ujar Poaradda sembari menambahkan, jika seluruh masyarakat Sumut sudah divaksin, dipastikan kasus baru Covid-19 akan turun drastis, karena telah terlindungi dengan mendapatkan kekebalan tubuh.(A4/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com