Penerapan Bagasi Berbayar Banyak Dikeluhkan Penumpang Lion dan Wing di KNIA


422 view
Penerapan Bagasi Berbayar Banyak Dikeluhkan Penumpang Lion dan Wing di KNIA
SIB/INT
Ilustrasi

Kualanamu (SIB)- Penerapan bagasi berbayar maskapai Lion Air dan Wing Air banyak dikeluhkan penumpangnya di Kualanamu Internasional Airport (KNIA).

Penumpang juga mengeluh karena PT Angkasa Pura II tak menyediakan tempat penitipan bagasi. Maskapai "Group Lion Air" menerapkan pemberlakuan bagasi berbayar mulai Selasa (22/1). Akibatnya keributan kecil sering terjadi antara penumpang dengan petugas konter check in tiket maskapai itu di lantai 3 keberangkatan.

Para penumpang yang belum mengetahui penerapan itu kaget karena tingginya harga bagasinya yang harus dibayarkan. Misalnya, harga tarif bagasi berbayar Lion Air rute Medan-Jakarta Rp 47.000 per kilogram. PT Angkasa Pura II selama ini memang ada menyediakan tempat penitipan bagasi di area keedatangan penumpang lantai dasar KNIA, tapi saat ini sudah tutup tak beroperasi lagi.

Para penumpang maskapai itu banyak meninggalkan barang bagasinya berserakan di lantai 3 keberangkatan penumpang KNIA. Tarif bagasi berbayar itu harganya bervariasi ditentukan dengan rute penerbangan yang dituju penumpang berangkat.

Pihak maskapai "Group Lion Air" mengharapkan penumpang yang ingin tarif bagasinya murah agar sebelum enam jam berangkat bisa membeli bagasinya di travel agent maskapai atau di kantor Group Lion Air".

Setelah "Group Lion Air" menerapkan bagasi berbayar itu, penumpang Lion Air kini banyak pindah naik maskapai lain seperti Batik Air, Garuda Indonesia, Citilink dan Sriwijaya Air.

"Benar gara-gara bagasi berbayar itu diberlakukan Lion Air dan Wing Air, penumpangnya banyak mengurungkan niatnya berangkat naik maskapai itu," papar pengusaha PT Manalu Jaya Travel Medan, Charles Manalu kepada SIB.

Dia menilai "Group Lion Air" itu belum saatnya menerapkan bagasi berbayar kepada para penumpangnya yang hendak berangkat. Petugas informasi PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu ketika ditanya SIB mengaku penerbangan Lion Air rute Medan ke Jakarta banyak yang batal.

Dari 12 penerbangannya ke Jakarta, kini tinggal empat penerbangan lagi. Keempat maskapai Lion Air yang berangkat ke Jakarta itu yakni Lion Air JT-303 pada pukul 07.50 WIB. Menyusul Lion JT- 387 pukul 11.50 WIB, Lion JT- 385 pada pukul 14.00 WIB dan terakhir Lion Air berangkat ke Jakarta JT-305 pada pukul 18.20 WIB.

Sedangkan Lion Air juga melayani penerbangan rute Medan-Surabaya yang selama ini tiga penerbangan kini menjadi satu penerbangan lagi.

Menyusul penerbangan Lion rute Medan ke Bandung yang selama dua kali penerbangan kini tinggal satu penerbangan lagi.

Sementara penerbangan Wing Air rute Medan-Gunungsitoli Nias yang selama ini 5 penerbangan kini tinggal 3 penerbangan. Wing Air juga melayani penerbangan Medan ke Jambi. (A23/q)

Penulis
: admin
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com