Pengusaha Hotel di Parapat Terpuruk Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor


312 view
Pengusaha Hotel di Parapat Terpuruk Akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor
(Foto: istimewa)
Sejumlah warga membersihkan material banjir dan longsor yang melanda kawasan Parapat, Kamis (14/5/2021). 
Pematangsiantar (SIB)
Kalangan pengusaha perhotelan di Parapat, Kabupaten Simalungun makin terpuruk, akibat sepinya tamu yang berkunjung, terutama di tengah-tengah masih terjadinya pandemi Covid-19 dan terjadinya banjir bandang dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

Hal tersebut diungkapkan pengusaha Sedayu Hotel Parapat, M Manurung MBA kepada SIB, Senin (17/5), melalui telepon seluler. Kalangan pengusaha, hanya bisa berharap agar pemerintah membantu agar bisa kembali bergairah. Banjir bandang dan tanah longsor, sangatlah mengejutkan, sehingga membuat para pengusaha semakin terpuruk, bahkan terancam gulung tikar, apabila kondisi kota Parapat tidak dibenahi dengan segera.

"Kami juga turut merasakan dampak sepinya pengunjung terlebih-lebih dengan adanya larangan masuk, akibat pemberlakukan penyekatan oleh pemerintah masih terjadinya pandemi Covid-19 dan ditambah terjadinya banjir bandang dan tanah longsor semakin memperparah kondisi perhotelan," ujarnya.

Kota Parapat yang saat ini menjadi pusat perhatian, karena ada Danau Toba haruslah semakin dibenahi dan didorong perkembangannya, baik dari infrastruktur berupa perbaikan jalan, tata kelola daerah dan keramah tamahan masyarakat sekitar dan lainnya.

Untuk itulah ,diharapkannya adanya dukungan dan perhatian yang serius dari pemerintah baik pusat, provinsi maupun kabupaten agar sektor perhotelan dan pariwisata umumnya dapat semakin berkembang dan maju, terutama di tengah-tengah masih terjadinya pandemi Covid-19. (D3/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com