Penyuntikan Vaksin Covid-19 Tahap Satu Ditargetkan Selesai Februari

* Direncanakan Ikut Terima Vaksin Tahap Kedua, Wartawan Disyaratkan Mendaftar di Aplikasi KPC PEN

259 view
Penyuntikan Vaksin Covid-19 Tahap Satu Ditargetkan Selesai Februari
iStockphoto/kiattisakch
Ilustrasi vaksin virus corona
Medan (SIB)
Tenaga kesehatan (nakes) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sejauh ini telah menerima suntik vaksin Covid-19 sebanyak 11.064 orang. Jumlah tersebut berasal dari wilayah Medan, Binjai, Deliserdang dan Simalungun.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut dr Aris Yudhariansyah MM mengatakan jumlah tenaga kesehatan yang ada di Medan sudah mencapai sebanyak 7.994 orang, Binjai 794 orang, Deliserdang 2.035 orang dan Simalungun 377 orang.

"Untuk vaksinasi dosis satu ini sudah empat kabupaten/kota yang melakukan vaksinasi. Totalnya ada 11.064 orang tenaga kesehatan," kata Aris Yudhariansyah kepada wartawan di Medan, Senin (1/2).

Untuk penyuntikan dosis dua, baru dapat diberikan kepada 491 orang. Jumlah itu terdiri dari Medan sebanyak 23 orang, Binjai 117 orang dan Deliserdang sebanyak 360 orang. "Untuk Simalungun, vaksinasi dosis dua tersebut belum dilakukan," sebutnya.

Kemudian, penyuntikan dosis satu di Sumut, progresnya telah mencapai 15,4 persen. Sedangkan untuk penyuntikan dosis dua progresnya baru 0,7 persen. "Sasaran vaksin kita pada tahap satu bagi nakes ini di Sumut ini, ada sebanyak 72.758 orang," ujarnya.

Disinggung pelaksanaan vaksinasi tahap satu di kabupaten/kota lain, Aris mengakui telah ada sekitar 14 kabupaten/kota yang telah menerima dan mengambil dosis vaksin.

Ia berharap, pada minggu kedua bulan Februari ini, penyuntikan vaksin tahap satu sudah dapat selesai dilaksanakan. "Sehingga, pada bulan Maret nanti vaksinasi tahap dua sudah bisa mulai dilaksanakan," ungkapnya.

WARTAWAN
Ia menambahkan vaksinasi tahap dua ini akan diberikan kepada ASN, TNI-Polri, serta kelompok yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Bersamaan dengan itu, dia menyebutkan, wartawan juga direncanakan akan menerima vaksin dalam vaksinasi tahap dua ini.

"Karena wartawan kan sering berhubungan dan berinteraksi dengan banyak orang, sehingga juga perlu menerima vaksin. Syaratnya adalah melakukan pendaftaran di aplikasi KPC PEN," bebernya.

Disinggung soal kemungkinan vaksin mandiri, Aris menambahkan, vaksinasi tahap tiga, rencananya baru akan selesai pada akhir tahun 2021. Oleh karena itu, kemungkinan vaksinasi mandiri itu bila nantinya akan dilakukan, yaitu pada tahun 2022 mendatang.

"Masa imun vaksin Covid-19 ini kan lamanya enam bulan. Jadi mungkin ke depan, bisa saja akan dilakukan vaksinasi mandiri," tutupnya. (M17/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com