Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pemprov Sumut Raih Dua Rekor MURI

* Peserta UKBI Berpakaian Adat Terbanyak

144 view
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Pemprov Sumut Raih Dua Rekor MURI
(Foto: Dok/Diskominfo Sumut)
MURI: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi  (kanan) menerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori peserta terbanyak mengikuti UKBI dan peserta UKBI terbanyak yang menggunakan pakaian adat di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman Medan, Kamis (28/10). 
Medan (SIB)
Pemprov Sumut meraih dua rekor sekaligus dari Museum Rekor Indonesia (MURI) yaitu kategori peserta terbanyak mengikuti uji kemahiran berbahasa Indonesia (UKBI) dan peserta UKBI terbanyak yang menggunakan pakaian adat.

UKBI yang dilaksanakan Dinas Pendidikan Provinsi Sumut bersama dengan Balai Bahasa Sumut itu secara langsung dan daring di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (28/10).

UKBI digelar secara serempak di 33 kabupaten/kota se-Sumut melibatkan 5.000 pelajar setingkat SLTA. Ujian dilakukan dalam beberapa tahapan sejak pagi. Pemecahan rekor MURI itu diadakan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menerima langsung piagam Rekor MURI tersebut yang diserahkan Senior Manager MURI Yusuf Ngadri. Gubernur menyampaikan, Sumut memiliki beragam budaya dan bahasa. Begitu pula dengan Indoensia yang memiliki ragam budaya dan bahasa. Namun meski berbeda dan beragam, Bangsa Indonesia diikat oleh Bahasa Indonesia.

"Itu hebatnya Indonesia, bisa menyatukan perbedaan yang ada, begitu beragamnya kita diikat oleh Bahasa Indonesia," ujar Gubernur yang mengenakan teluk belanga.

Gubernur mengatakan setiap orang harus membesarkan Bahasa Indonesia dan kegiatan UKBI tersebut diharapkan dapat terus diadakan, sehingga dapat menumbuhkan sifat bangga berbahasa Indonesia. "Memang ini kalau tidak kita besarkan siapa lagi yang membesarkannya," katanya.

Sementara itu Kepala Balai Bahasa Sumut Maryanto menyampaikan, UKBI menggambarkan hasil kompetensi peserta. Kompetensi itu menunjukan kemampuan peserta dalam berbahasa Indonesia baik lisan maupun tulis.

Dikatakannya, kegiatan pemecahan rekor tersebut bertujuan untuk meningkatkan sikap positif, bangga di kalangan generasi muda terhadap penggunaan Bahasa Indonesia secara baik dan benar. Selain itu kegiatan itu juga menunjukkan beragamnya kebhinekaan bangsa dalam busana daerah khususnya di Sumut.

"Dipilihnya peringatan Sumpah Pemuda lantaran pada saat itu Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan tercantum di dalam teks Sumpah Pemuda," kata Maryanto.

Turut hadir Kepala Dinas Pendidikan Sumut Syaifuddin dan Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Abdul Azis dan lainnya. (A13/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com