Pesan Jokowi ke PAN: Hindari Politik Sektarian


213 view
Pesan Jokowi ke PAN: Hindari Politik Sektarian
(Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengucapkan selamat ulang tahun kepada Partai Amanat Nasional (PAN). Jokowi berharap PAN terus konsisten merekatkan bangsa Indonesia.

"Semoga PAN terus tumbuh, terus berkembang dan konsisten merekatkan kebangsaan serta menyuarakan kemajuan," kata Jokowi dalam video yang ditayangkan di HUT Ke-23 PAN, Senin (23/8).

Jokowi juga menekankan mengenai pentingnya persatuan di masa pandemi Covid-19. Jokowi berpesan agar politik sektarian dihindari.

"Dihadapkan pada tantangan dan pandemi serta berbagai permasalahannya, kita harus bergotong royong membantu sesama sebagai cermin dari akhlak politik yang berkeadaban. Menjadi teladan dalam mendahulukan agenda-agenda politik kebangsaan dan kemanusiaan, mengutamakan kemaslahatan dan keselamatan bangsa serta menghindari politik sektarian yang menghalangi persatuan dan kesatuan bangsa," ujar Jokowi.

Mantan Gubernur DKI itu yakin PAN selalu mengusung nilai-nilai reformasi. Moderasi politik juga terus diperjuangkan.
"Saya percaya PAN selalu istikamah mengusung obor reformasi dan nilai-nilai keindonesiaan, konsisten menjalankan politik amar ma'ruf nahi munkar dalam koridor kebangsaan serta teguh memperjuangkan moderasi dan inklusivisme politik," ujar Jokowi.

"Semoga Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa meridai segala ikhtiar bangsa kita sehingga kita bisa meraih Indonesia Maju yang kita cita-citakan," sambung dia.

Lebam-lebam
Sementara itu, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) menilai Jokowi telah bekerja keras menghadapi pandemi Covid-19. Zulhas menyebut Jokowi sampai lebam-lebam.

"Saya beberapa waktu yang lalu berjumpa dengan Bapak Presiden saya mengatakan, Pak Presiden saya sering lihat wajahnya di TV lebam-lebam. Artinya beliau bekerja keras bersungguh-sungguh mengatasi pandemi yang melahirkan juga kesulitan ekonomi dan masalah-masalah sosial," kata Zulhas pada acara HUT ke-23 PAN di Kantor DPP PAN di Jl Amil, Jakarta Selatan.

Zulhas menyebut dia dan PAN tidak bisa banyak membantu Jokowi. Hanya doa yang diberikannya untuk Jokowi.
"Saya mengatakan kita tidak bisa bantu banyak oleh karena itu saya mendoakan semoga Bapak Presiden selalu diberi kekuatan, kesehatan, ketabahan dan pertolongan Allah untuk menghadapi pandemi dan segala kesulitan ini," kata dia.

Kendati begitu, Zulhas menyebut, masih ada sejumlah pejabat pemerintahan yang saat ini masih memikirkan kepentingannya sendiri. Padahal Jokowi sudah berjuang keras menghadapi pandemi Covid-19.

"Tapi sekaligus saya sampaikan kalau Presiden sampai lebam-lebam badannya tapi banyak birokrat yang masih memikirkan untuk kepentingannya masing-masing," ungkap Zulhas.

Lebih lanjut, Zulhas menyampaikan, dalam penanganan pandemi Covid-19 ada 3 hal harus menjadi perhatian. Yakni, pembatasan mobilitas masyarakat, vaksinasi serta pemberian bantuan langsung bagi masyarakat yang terkena dampak pandemi.

"Pandemi itu 3 hal yang dikerjakan, dulu namanya PSBB sekarang PPKM. Kedua seiring dengan itu, vaksin. Dulu kita PSBB vaksinnya longgar dikit, terjadilah gelombang kedua yang dikenal virus Delta. Jadi PPKM kemudian vaksin, yang ketiga bantuan langsung kepada saudara-saudara kita yang terdampak," kata Zulhas.

Zulhas menyampaikan kepada pemerintah mengapa masih banyak yang bermain terkait Covid-19. Dia menyinggung soal sembako hingga vaksin.

"Bantuan langsung dijadikan sembako lah agar bisa bagi-bagi ada catutannya. Tentu ini menyimpang dari harapan kita. Vaksin harusnya kita Desember sudah 10 juta, bulan Agustus ini harusnya sudah 90 juta, harusnya, sehingga kita tidak mengalami masalah-masalah seperti yang kemarin. Kita lihat apa yang terjadi, juga ada kepentingan-kepentingan vaksin itu sampai ada pergantian Kementerian Kesehatan kemarin," ujar Ketum PAN. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com