Pesawat Rimbun Air Jatuh di Sugapa Papua, 3 Kru Tewas


138 view
Pesawat Rimbun Air Jatuh di Sugapa Papua, 3 Kru Tewas
Foto: Ant/HO/Dok Humas Polda Papua
KECELAKAAN PESAWAT: Puing pesawat kargo Rimbun Air Cargo seri Twin Otter 300 PK-OTW terlihat di Intan Jaya, Papua, Rabu (15/9). Tim pencarian gabungan TNI/POLRI telah menemukan puing pesawat cargo Rimbun Air yang hilang kontak pada 07.25 WIT saat melakukan penerbangan dari Nabire menuju ke Sugapa.
Jakarta (SIB)
Pesawat perintis Rimbun Air PK-OTW jatuh di Gunung Wabu, Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua. Ketiga kru pesawat tewas akibat insiden tersebut.

"Kami sudah tiba di lokasi, untuk korban kami turut berduka cita, (korban) tidak ada yang selamat. Sudah ketemu jenazahnya," kata Kapolres Intan Jaya AKBP Sandi Sultan saat dihubungi, Rabu (15/9).

Ketiga kru dalam pesawat itu adalah pilot HA Mirza, kopilot Fajar, dan mekanik Iswahyudi.

Pesawat tersebut diemukan terbakar dan hancur.

"Berdasarkan pengamatan dari helikopter, kondisi pesawat terbakar dan sudah dalam keadaan hancur," kata AKBP Sandi Sultan.

Perkiraan koordinat lokasi kejadian perkara tersebut ialah 03°44'35.96" S/136°59'14.44" E. Pesawat terjatuh di Gunung Wabu.

"Sudah ditemukan titik koordinatnya di ketinggian 400 meter. Sementara ini lagi dievakuasi. Pesawat hancur," ucap dia.

Dia mengatakan sekitar 34 warga bersama 4 regu TNI-Polri menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

"Lokasi jatuhnya pesawat tidak jauh dari Bandara Bilogai hanya sekitar 5-6 km dari arah barat Bandara di Distrik Homeo," ujar dia.

Tim SAR akan berupaya mengevakuasi korban.

"Insyaallah malam ini kita paksakan untuk evakuasi, TKP sudah kita amankan. Kalau tidak malam ini, besok pagi," ungkap dia.

AKBP Sandi bersama Danyonif Para Raider 501/BY dan Wadanyon Mekanis 521/DY mendatangi lokasi kecelakaan. Mereka tiba di lokasi sekitar 16.35 WIT.

Pesawat tersebut terbang dari Nabire tujuan Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. Pesawat mengangkut bahan bangunan dan juga bahan makanan milik Yonif 521/DY yang bertugas di Kabupaten Intan Jaya.

Pesawat yang terbang dari Nabire menuju Sugapa itu hilang kontak sekitar pukul 07.30 WIT.

Ditembak KKB
Polisi memastikan penyebab jatuhnya pesawat karena faktor cuaca.

"(Penyebab jatuhnya pesawat) cuaca dengan kondisi pilot yang menentukan dia bisa landing atau tidak. Itu saja," kata AKBP Sandi Sultan.

Hal itu mematahkan isu adanya serangan kelompok kriminal bersenjata (KKB), yang menyebabkan pesawat jatuh. Sandi menerangkan pihaknya telah meminta keterangan warga sekitar dan dipastikan tak ada yang mendengar bunyi gaduh tembakan.

"Tidak ada tembakan atau gangguan dari KKB. Tidak ada aneh-aneh. (Penyebab pesawat Rimbun Air jatuh) faktor cuaca. Sudah kami selidiki ke masyarakat juga tidak ada yang mendengar tembakan," tegas Sandi.

Sandi menambahkan, hingga saat ini cuaca di Intan Jaya hujan dan berkabut. "Sampai sekarang ini di Intan Jaya berkabut, hujan," pungkas Sandi. (detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com