PON XX Papua

Petinju Andalan Sumut Sarohatua Tobing Persembahkan Medali Emas

* Pelari Agustina Mardika Manik Kembali Raih Emas

211 view
Petinju Andalan Sumut Sarohatua Tobing Persembahkan Medali Emas
Foto:Dok/IDN Times
PAMERKAN: Agustina Manik memamerkan medali emas kedua miliknya setelah menjuarai nomor lari 800 meter putri di Stadion Atletik Mimika, Rabu (13/10).
Jayapura (SIB)
Petinju Sarohatua Lumbantobing memastikan kontingen Sumatera Utara kebagian satu keping medali emas dari cabang olahraga tinju Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah memenangi kelas welter putra (64-69kg).

Menjadi satu-satunya wakil Sumut yang tampil di final, Sarohatua sukses mengalahkan petinju Nusa Tenggara Barat Saputra Samada di GOR Cendrawasih, Kota Jayapura, Rabu.

Lewat pertarungan tiga ronde penuh melawan Saputra, Sarohatua membukukan kemenangan angka 4-1.

Memanfaatkan perbedaan postur tinggi badan yang begitu kentara dan daya jangkau yang lebih panjang, Sarohatua kerap memilih menjaga jarak dari Saputra sembari sesekali melayangkan serangan.

"Puji Tuhan, hari ini dikasih menang. Sama pelatih memang diarahkan untuk menjaga jarak, jangan terlalu dekat-dekat dengan dia," kata Saroha selepas pertandingan.

Kemenangan atas Saputra bukan saja jadi emas pertama Sumut dalam tinju PON Papua, tetapi juga perbaikan prestasi bagi Saroha yang sebelumnya hanya mendapatkan medali perunggu di kelas welter ringan putra PON 2016 lalu.

Sedangkan Saputra harus puas mengulangi perolehan PON 2016 lalu, yang juga mendapatkan medali perak di kelas welter putra.

Sementara itu, medali perunggu kelas welter putra PON Papua menjadi milik bersama petinju Jawa Barat Grece Savon Simangunsong serta wakil Jawa Timur Mendy Yikwa yang tumbang di babak semifinal.

Cabang olahraga tinju di PON Papua memperebutkan 17 medali yang dibagi menjadi 10 kelas kategori putra dan tujuh kelas kategori putri.

Agustina Raih Emas Kedua
Pelari Agustina Mardika Manik menjadi bintang Sumatera Utara pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021. Dia meraih emas kedua setelah menjadi tercepat pada nomor lari 800 meter putri di Stadion Atletik Mimika, Rabu (13/10).

Agustina memastikan emas nomor 800 meter putri dengan catatan waktu 2 menit 8, 91 detik. Atlet asal Asahan ini mengalahkan pelari Jawa Tengah, Bektiningsih yang berada di posisi kedua dengan waktu 2 menit 11,7 detik. Medali perunggu direbut Ni Ketut Cita dari Bali dengan catatan waktu 2 menit 13,73 detik.

Pelari Sumut yang juga turun di nomor ini, Nurainun Perangin-angin harus puas berada di posisi ketujuh. Dia mencatatkan waktu 2 menit 44, 4 detik.

Selain emas yang dipersembahkan Agustina Manik, Sumut juga meraih medali perak dari nomor lempar cakram putra. Medali perak itu dipersembahkan Hardodi Sihombing. Hardodi yang mencatatkan lemparan terbaik 49,70 meter, hanya kalah tipis dari atlet tuan rumah, Arnoldus Gawai yang meraih emas.

Arnoldus Gawai sendiri mencatatkan lemparan 49,78 meter. Hanya selisih 0,08 meter dari Hardodi. Medali perunggu direbut Galih Yoga dari Jawa Tengah dengan lemparan 47,74 meter.

Dengan raihan ini, Sumut telah meraih 3 emas dan 5 perak di cabang olahraga atletik. Raihan ini telah melampaui target yang dibebankan KONI Sumut. Sebelum berangkat ke Papua, atletik Sumut dibebani target 2 medali emas.

Sumut masih memiliki kesempatan menambah medali dari cabang atletik. Pada Kamis (14/10), atlet Sumut akan menurunkan Safwan Hafiz Nasution di nomor lompat tinggi putra. Kemudian Pretty Sihite dan Ananda Monika Tarigan di final nomor lari 3.000 meter halang rintang putri. (Antaranews/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com