Pimpinan DPR Minta Publik Tak Terpancing Isu Perpanjangan Jabatan Presiden


107 view
Pimpinan DPR Minta Publik Tak Terpancing Isu Perpanjangan Jabatan Presiden
Rahel/detikcom
Sufmi Dasco Ahmad
Jakarta (SIB)
Wacana perpanjangan masa jabatan presiden bergulir seiring isu amandemen UUD 1945 yang akan dilakukan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan amandemen belum tentu dilakukan.

"Kalau kita lihat memang banyak pendapat di masyarakat, namun kita sudah sampaikan beberapa waktu yang lalu bahwa amandemen ini baru berupa wacana dan belum tentu jadi dilaksanakan," kata Dasco di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (3/9).

Dasco mengatakan mekanisme amandemen memakan waktu lama. Kemudian poin-poin yang akan diamandemen pun, kata Dasco, harus memunculkan kesepakatan.

"Karena untuk melaksanakan amandemen itu harus ada kesepakatan melalui mekanisme di MPR yang harus disetujui anggota DPR dan DPD. Kemudian, kalaupun itu dilakukan, tentunya apa-apa yang akan diamandemen harus disepakati, dan itu tidak mudah," ujarnya.

Lebih lanjut Dasco meminta masyarakat tidak terpancing oleh isu tersebut. Dia meminta tidak ada pihak yang memanfaatkan isu perpanjangan masa jabatan presiden. Dia meminta semua pihak berfokus menangani pandemi.

"Saya pikir di tengah-tengah situasi kita harus menjaga kondusifitas dan imunitas agar masyarakat tidak terpancing oleh hal-hal seperti ini," ujarnya.

"Dan juga kepada pihak-pihak yang kemudian ingin memanfaatkan isu ini, kami imbau, marilah kita sama-sama menekan laju Covid-19 dengan juga mengerem tindakan yang tidak mendasar," lanjut Dasco. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com