Polda Metro Jaya Layangkan Surat Panggilan Habib Rizieq

* Polresta Bogor Buka Kemungkinan Panggil Habib Rizieq

139 view
Foto: Okezone
Habib Rizieq Shihab
Jakarta (SIB)
Kasus kerumunan massa simpatisan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Tanah Abang, Jakarta Pusat terus bergulir. Kerumunan terjadi dalam acara Maulid Nabi dan acara pernikahan putri Habib Rizieq.

Setelah naik statusnya ke penyidikan, polisi pun mengambil langkah awal meminta lagi keterangan saksi. Kali ini, yang rencananya akan dimintai keterangan adalah Rizieq Shihab selaku pemilik acara hajatan putrinya tersebut. Minggu (29/11) polisi mengirimkan surat pemanggilan terhadap pentolan FPI itu.

"Benar hari ini dikirimkan surat panggilan ke Rizieq," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Tubagus Ade Hidayat.

Surat pemanggilan tersebut tertuang dalam nomor S.Pgl/8767/X/2020 Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Dalam surat tersebut, Habib Rizieq dijerat Pasal 160 KUHP tentang tindak pidana penghasutan melawan kekuasaan dengan kekerasan, dan Pasal 216 KUHP tentang tindak pidana melanggar kekarantinaan.

Habib Rizieq dijadwalkan diperiksa di Polda Metro Jaya pada Selasa (1/12) sekitar pukul 10.00 WIB.

Hal tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus.

“Jadi (datang ke rumah Habib Rizieq),” kata Yusri.

Jaga Ketat
Kedatangan polisi tersebut, terlihat Laskar FPI, kelompok dari FPI, menjaga ketat gang akses ke rumah Habib Rizieq.

Pantauan di Jalan Petamburan 3, tepatnya di Gang Paksi, Minggu (29/11), sejumlah laskar langsung membentuk barisan ketika polisi datang. Polisi pun sempat cekcok.

Awalnya polisi yang ingin masuk dihadang, lantaran dari pihak laskar FPI hanya mengizinkan tiga orang yang boleh masuk ke Gang Paksi. Alasannya, demi protokol kesehatan.

Namun polisi juga bersikukuh untuk masuk. Sampai akhirnya hanya tiga orang bisa masuk ke dalam Gang Paksi.

Polisi yang diketahui dari penyidik Polda Metro Jaya itu tak lama berada di dalam. Pukul 16.49 polisi sudah keluar dari kediaman Habib Rizieq.

Buka Kemungkinan
Sementara itu, Polresta Bogor mengatakan, akan mendalami laporan Satgas Covid-19 Bogor terkait hasil tes swab Habib Rizieq Syihab (HRS) dengan memanggil sejumlah saksi. Polisi tidak menutup kemungkinan juga akan memanggil HRS.

"Kita sudah memeriksa beberapa saksi pelapor khususnya dari tim satgas, yang dilaporkan oleh bapak Agustian Syah selalu Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan COVID-19, dan beberapa saksi yang lain terkait dengan bukti-bukti itu rekaman video maupun dokumen-dokumen lainnya," kata Kapolresta Bogor Kota, Kombes Hendri Fiuser, di Polresta Bogor Kota, saat konferensi pers, Minggu (29/11).

Hendri mengatakan pihaknya juga akan memanggil kembali saksi terlapor seperti Direktur RS UMMI dan perawat RS UMMI pada Senin (30/11). Hendri juga menyebut kemungkinan pihaknya akan memanggil Habib Rizieq.

"Termasuk juga nanti penegakan hukum ini tidak menutup kemungkinan HRS pun akan kita panggil, kalau memang dalam hasil pemeriksaan tersebut ada keterlibatan beliau dalam hal menghalang-halangi penyebaran penyakit wabah penyakit menular ini," ucapnya.

1 Tahun Penjara
Disebutkan, RS Ummi dilaporkan karena diduga menghalangi petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor yang akan melakukan tes swab terhadap Habib Rizieq.

Dalam kasus ini, Hendri menyebut RS Ummi dilaporkan karena telah melanggar Pasal 14 Undang-undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Penanganan Wabah Penyakit Menular.

Hendri menambahkan, jika RS Ummi terbukti bersalah yakni menghalang-halangi petugas, mereka terancam 1 tahun penjara.
"Ancamannya satu tahun (penjara)," ucap Hendri. (Okz/detikcom/kumparan/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Harian SIB Edisi Cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com