Polda Sumut Selidiki Indikasi Penimbunan BBM


264 view
Polda Sumut Selidiki Indikasi Penimbunan BBM
(Foto : SIB/Piktor Sinaga)
BERI PENJELASAN : Eksekutif general manajer PT Pertamina Patra Niaga subholding C&T Regional Sumbagut Asep Wicaksono (kiri) didampingi Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol John CE Nababan (kanan) menjelaskan kondisi BBM saat ini usai pertemuan di Mapolda Sumut, Sabtu (16/10). 
Medan (SIB)
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut menyelidiki dugaan praktik penimbunan bahan bakar minyak (BBM), yang disebut-sebut juga menjadi penyebab langkanya BBM di Medan sekitarnya. Hal itu disebutkan Direktur Ditreskrimsus Polda Sumut Kombes Pol John CE Nababan usai bertemu jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga Sumbagut di Mapolda Sumut, Sabtu (16/10).

Dikatakan, dalam pertemuan itu pihak Pertamina menyebutkan permasalahan kelangkaan BBM disebabkan keterlambatan kedatangan kapal tanker pengangkut BBM dari Singapura ke Pelabuhan Belawan.

"Ada beberapa hal yang menjadi penyebab, salah satunya masalah teknis di lapangan seperti keterlambatan pengiriman kapal tanker ke Belawan. Ada tiga kapal yang mengalami keterlambatan, antara lain Kapal Bintang Samudera, Kamar Champion, serta Kapal Rosadini".

Keterlambatan itu membuat PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan pembatasan minyak ke stasiun pengisian bahan bakar atau SPBU”, kata Jhon CE Nababan.

Namun begitu, pihaknya tetap akan melakukan penyelidikan terkait indikasi adanya praktik penimbunan BBM yang dilakukan oknum tertentu untuk meraup keuntungan dari kelangkaan tersebut.

"Kita sudah lihat ke Depot Belawan. Untuk dugaan penimbunan, tentu akan tetap kita lakukan penyelidikan," akunya.

Dalam pertemuan dengan Manajemen PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut itu, pihaknya menyampaikan harapan agar ke depannya Pertamina dapat mengantisipasi kelangkaan BBM seperti yang belakangan terjadi.

Selain membuat masyarakat kesulitan, akunya, kelangkaan BBM juga dikhawatirkan berpotensi menyebabkan situasi tidak kondusif.

"Kita berharap agar Pertamina mengambil langkah-langkah dan membuat kebijakan untuk mengantisipasi agar kelangkaan BBM di lapangan seperti ini tidak terjadi lagi," tutupnya.

Sementara Manager Communication, Relation, dan CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Taufikurachman mengaku sudah dua kali memenuhi undangan Polda Sumut.

Diakui, stok BBM sudah normal. Menurutnya, kelangkaan yang masih terjadi di sejumlah SPBU dikarenakan mobil pengangkut minyak sedang dalam perjalanan.

"Kita sekarang sudah normalisasi agar kebutuhan masyarakat terpenuhi," sebutnya. (A16/c)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com