Polda Sumut Ultimatum Bandar Narkoba Milioner Segera Menyerahkan Diri

* Polres Labuhanbatu Janjikan Hadiah Bagi Pemberi Informasi

468 view
Foto: Dok/Facebook
DIBURU: Pria FP berjuluk Man Batak alias MB alias Bento Bento yang berhasil kabur dari sergapan tim polisi di Kotapinang, sepulang belanja sabu dari Riau, Sabtu (9/1) malam, saat ini diburu Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu.
Rantauprapat (SIB)
Tim Polda Sumatera Utara dan Polres Labuhanbatu dikabarkan sedang mencari FP yang berjuluk “Man Batak” alias MB alias Bento Bento, yang disinyalir sebagai bandar besar narkoba jenis sabu di Kabupaten Labuhanbatu. MB berhasil kabur dari pengamanan tim polisi Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut saat ditangkap bersama istri muda dan ajudannya di Kotapinang sepulang belanja sabu 5 Kg dari Riau, Sabtu (9/1) malam.

"Perintah Kapolda, agar Man Batak segera menyerahkan diri," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi saat dikonfirmasi wartawan dari Rantauprapat, Senin (18/1) sore.

Katanya, perintah Kapolda sangat jelas, bahwa setiap pelaku narkoba akan ditindak tegas, tepat, keras dan terukur "Tidak ada tempat bagi pelaku-pelaku narkoba,” tegas Kabid Humas.

Hadi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kelalaian personel saat bertugas yang mengakibatkan “Man Batak” melarikan diri. Dia berjanji akan menyelesaikan kasus yang memicu reaksi dari masyarakat Labuhanbatu Raya ini.

Operasi penangkapan jaringan besar narkoba di Labuhanbatu Raya, tim Ditresnarkoba Polda Sumut bersama Polres Labuhanbatu menangkap wanita LA (36), PNS di kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Labuhanbatu. LA disebut sebagai istri ketiganya MB. Selain itu, KAS alias Udin selaku ajudan Man Batak dan P selaku kurir Man Batak di daerah Riau, Sabtu (9/1) malam di Kotapinang. Sementara Man Batak yang sempat diamankan, berhasil kabur malam itu. Insiden kaburnya Man Batak memicu protes keras dari masyarakat Labuhanbatu termasuk penggiat anti narkoba.

Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin mengakui “Man Batak” sempat diamankan, namun karena kelalaian anggotanya, “Man Batak” berhasil kabur. Kapolda menyebut telah membentuk tim pengejaran terhadap “Man Batak”. "Semoga segera tertangkap," harap Kapolda.

JANJI BERI HADIAH
Polda Sumut dan Polres Labuhanbatu disebut sangat serius memburu “Man Batak”. Polres Labuhanbatu juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi tentang keberadaan mafia narkoba yang sudah milioner itu. Polres bahkan menjanjikan imbalan atau hadiah serta melindungi warga dan keluarga yang melaporkan keberadaannya agar segera tertangkap.

Kapolres Labuhanbatu menyampaikan hal itu melalui Kasat Reserse Narkoba, AKP Martualesi Sitepu kepada wartawan, Selasa (19/1), di Rantauprapat.

"Akan diberikan hadiah (reward) apabila masyarakat bisa memberikan informasi penting terkait keberadaan “Man Batak”, dan kerahasiaannya pun terjaga serta keselamatan pemberi informasinya pun terjamin," sebut Kasat Resnarkoba.

Menurutnya, FP berjuluk Man Batak telah masuk namanya ke daftar pencarian orang (DPO), dan Polda telah membentuk tim khusus yang fokus mencari bandar besar narkoba tersebut.

"Yakinlah, kita berniat sungguh-sungguh menuntaskan kasus ini dengan menangkap FP alias Man Batak," tegas AKP Martualesi.

Dia juga memberikan nomor kontaknya yang dapat dihubungi masyarakat memberikan informasi keberadaan “Man Batak”. Ia mengajak masyarakat mendukung dan membantu Polri agar secepatnya dapat menangkap Man Batak dengan memberikan informasi yang benar tentang keberadaannya. (BR6/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com