Polisi Amankan Massa Aksi Bela Palestina Beratribut HMI yang Demo di Kedubes AS

* Massa Juga Tidak Jaga Jarak

187 view
Polisi Amankan Massa Aksi Bela Palestina Beratribut HMI yang Demo di Kedubes AS
Rahmat Fathan/detikcom
Langgar Aturan, Massa Aksi Bela Palestina Beratribut HMI Diamankan Petugas
Jakarta (SIB)
Puluhan orang yang beratribut Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ditangkap polisi di dekat Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS). Massa HMI yang sedang berunjuk rasa terkait Palestina itu dianggap melanggar aturan.

Pantauan di lokasi, awalnya massa HMI itu tiba di depan Kedubes AS, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, pukul 14.40 WIB. Di sana, massa HMI bergabung dengan peserta aksi lainnya yang berasal dari berbagai elemen masyarakat.

Tak lama berselang, massa HMI meninggalkan lokasi aksi. Mereka bergeser ke Jalan Ridwan Rais, tepatnya di sisi selatan Jalan Medan Merdeka Selatan yang ditutup polisi.

Akibatnya, kemacetan di Jalan Ridwan Rais pun sempat terjadi. Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo pun turun tangan mengatur arus lalu lintas.

Di sisi lain, massa HMI tersebut tetap berorasi. Kemudian, Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad Thariq memberikan peringatan.

"Anda melanggar aturan. Silakan pindah tempat. Masyarakat tidak akan simpatik kalau begini caranya. Ini peringatan pertama!" ujar Guntur, Jumat (21/5).

Namun massa HMI justru tak mengindahkan peringatan Guntur. Massa tetap menyampaikan aspirasinya. Selanjutnya, peringatan kedua hingga ketiga pun diberikan ke massa HMI. Polisi pun mengamankan massa HMI.

"Tetap humanis rekan-rekan, tetap humanis," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi ke jajarannya.

Massa aksi beratribut HMI tersebut terlihat diamankan sejumlah petugas yang memakai baju hazmat atau alat pelindung diri (APD). Ada pula anggota kepolisian yang memakai baju dinas lainnya saat mengamankan peserta aksi.

Setelah diamankan, massa aksi dibawa menggunakan mobil tahanan dan langsung meninggalkan lokasi. Mobil komando massa HMI juga ikut diamankan polisi.

Jaga Jarak
Massa aksi yang hadir tidak menjaga jarak. Meski begitu, massa tidak khawatir tertular virus Corona.

"Bismillah, lillahi ta'ala, semua Allah yang tentuin. Kita, walaupun di rumah, kalau mau dipanggil, dipanggil sama Yangkuasa," ujar salah satu peserta aksi, Dwi Endang, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Jumat (21/5).

"Bismillah, nggak (khawatir tertular Covid-19 meski massa berkerumun)," tambahnya saat kembali dimintai konfirmasi.

Dwi mengatakan, aksi di Kedubes AS ini adalah bentuk kemanusiaan. Banyak warga Palestina, lanjutnya, yang menjadi korban akibat serangan Israel.

Diketahui, Israel dan Palestina sudah melakukan gencatan senjata. Dwi mengatakan gencatan senjata tak menghilangkan apa yang sudah dilakukan Israel ke Palestina.

Terpantau, massa aksi yang melakukan aksi di depan Kedubes AS untuk Indonesia semakin banyak. Mobil komando masih berada di lokasi. Orator bergantian berorasi.

Massa yang datang tidak menjaga jarak. Sebagian massa ada yang tidak memakai masker dengan baik.

Polisi masih melakukan pengamanan. Petugas dengan pengeras suara mengimbau massa agar menerapkan protokol kesehatan.

Massa yang datang semakin banyak. Kabagops Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Guntur Muhammad dengan pengeras suara dari mobil Pengurai Massa (Raisa) meminta massa menjaga jarak.

"Itu tempat masih luas. Buktikan kalau kalian bisa diatur. Jaga jarak. Tolong taati peraturan," tegas Guntur. (detikcom/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com