Praeses HKBP Distrik 8 DKI Jakarta Silaturahmi ke PP Muhammadiyah


250 view
Praeses HKBP Distrik 8 DKI Jakarta Silaturahmi ke PP Muhammadiyah
(Foto: Dok/harianSIB.com)
BERIKAN ULOS: Praeses HKBP Distrik 8 DKI Jakarta Pdt Bernard Manik (kelima dari kanan) memberikan ulos kepada Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu’ti, MEd (keempat dari kanan) di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menyeng, Jakarta, Jumat (5/8). 

Jakarta (SIB)

Praeses HKBP Distrik 8 DKI Jakarta Pdt Bernard Manik beserta rombongan bersilaturahmi kepada Pengurus Pusat (PP) Muhammadiyah yang disambut hangat oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd, di Kantor Pusat Dakwah Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Jumat (5/8).

Silaturahmi Praeses Pdt Bernard Manik ini dilakukan dalam rangka mengundang PP Muhammadiyah untuk menghadiri acara diskusi dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI Ke-77 bertajuk “Menghargai dan Merayakan Perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun bangsa” yang akan digelar HKBP Distrik 8 DKI Jakarta di Sopo Marpingkir HKBP, Jakarta, (5/9).

“Prinsipnya ini adalah kegiatan yang baik, dimana kita saling menonjolkan kebersamaan dan menghormati perbedaan. Saya kira itu bagian dari kekuatan kita. Saya kira itulah makna Bhinneka Tunggal Ika,” ujar Prof Dr Abdul Mu'ti, MEd menanggapi undangan dari HKBP Distrik 8 DKI Jakarta.

Hal senada diutarakan Sekretaris Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah Faozan Amar yang mengucapkan terima kasih atas kunjungan HKBP.

“Suatu kehormatan bagi PP Muhammadiyah untuk menerima kunjungan ini. Kami menyambut gembira. Mudah-mudahan kunjungan ini awal untuk melakukan sinergitas untuk bagaimana membangun umat dan rakyat Indonesia menjadi lebih maju. Kita masing-masing punya potensi luar biasa. Apabila potensi itu disinergikan, akan menjadi sebuah kekuatan untuk mewujudkan Indonesia yang lebih makmur dan sejahtera,” jelasnya.

“Selama ini saya kira baik Muhammadiyah maupun HKBP sudah sama-sama bekerja. Sekarang bagaimana kita bisa kerjasama untuk menjadi lebih baik. Sebab kalau kita masing-masing kerja tentu lebih capek. Tapi kalau kita bergotong royong atau berkolaborasi tentu itu lebih bagus,” imbuh Faozan.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com