Vaksin Covid-19 Halal dan Suci, Menag: Jangan Ragu!

Presiden Ingatkan Vaksin Jangan Kendorkan Prokes

* 15 Juta Bahan Baku Vaksin Covid dari Sinovac Tiba

93 view
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden/ Lukas
VAKSIN: Petugas melakukan bongkar muat bahan baku vaksin Sinovac asal China yang baru saja tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa (12/1). Bahan baku 15 juta dosis vaksin Covid-19 tahap tiga mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta menggunakan pesawat Garuda Indonesia pukul 12.00 WIB. 
Tangerang (SIB)
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh umat beragama untuk tidak ragu disuntik vaksin Covid-19. Yaqut menjamin vaksin Covid-19 halal dan suci berdasarkan fatwa MUI.

"Saya meminta kepada seluruh umat beragama, seluruh umat beragama, yang sesuai dengan kriteria dan syarat yang ditentukan, agar untuk jangan ragu mengikuti vaksinasi Covid-19 apabila nanti gilirannya sudah tiba. Terutama untuk umat Islam, saya ingin menyampaikan bahwa sudah ada fatwa halal dan suci dari MUI dan disampaikan komisi fatwa MUI," kata Yaqut di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, usai kedatangan 15 juta bahan baku vaksin Covid-19, Selasa (12/1).

Yaqut mengatakan vaksin Covid-19 dari Sinovac tidak mengandung babi atau turunannya. Di samping itu, Yaqut menerangkan vaksin Covid-19 ini tidak memanfaatkan bagian tubuh manusia dan diproduksi di tempat yang suci.

"Vaksin ini tidak memakan intifa atau intifa babi atau bahan yang tercemar babi atau turunannya. Kedua, tidak memanfaatkan bagian tubuh manusia," ucap Menag Yaqut.

"Artinya, vaksin ini boleh digunakan untuk seluruh umat Islam, selama terjamin keamanannya menurut ahli yang kredibel dan kompeten," imbuhnya.

Yaqut menerangkan, program vaksinasi Covid-19 adalah upaya pemerintah untuk melindungi keselamatan bangsa dari ancaman kesehatan.

"Kepada seluruh umat beragama WNI, saya ingatkan, bahwa semua agama tanpa terkecuali, mengajarkan kita untuk saling melindungi dan vaksinasi ini bagian upaya menjalankan ajaran agama tersebut," kata Yaqut.

JANGAN KENDOR
Sementara itu, Ketua Satgas Covid-19 Doni Monardo bersyukur vaksin Sinovac tahap 3 sudah tiba di Indonesia. Doni mengatakan adanya vaksin ini jangan sampai membuat protokol kesehatan menjadi kendor.

"Namun, dalam berbagai kesempatan Presiden selalu ingatkan para menteri, khususnya Kasatgas Covid-19, adanya vaksin ini jangan sampai membuat kita kendor. Vaksin ini harus diimbangi kepatuhan protokol kesehatan, yaitu memakai masker, menjaga jarak, dilarang berkerumun, dan mencuci tangan," ujar Doni dalam jumpa pers yang sama.

Doni menegaskan lagi, adanya vaksin ini harus selaras dengan kedisiplinan dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Dia mengatakan kasus aktif di Indonesia saat ini meningkat sangat signifikan.

"Tak cukup hanya diri sendiri, tapi harus dikembangkan ke seluruh masyarakat sekitar kita," ujar Doni.
Berdasarkan data yang dia terima, sejak minggu kedua November 2020 kemarin, kasus aktif di Indonesia itu mencapai posisi terendah dengan angka 54 ribu orang. Namun, per kemarin, kasus aktif melonjak.

"Tapi pada hari ini atau kemarin tercatat kasus aktif kita 123 ribu orang. Artinya, telah terjadi peningkatan lebih dua kali lipat, tepatnya 122 persen. Oleh karenanya, berbagai langkah telah dilakukan pemerintah atas perintah Presiden, Menkes telah menambah kapasitas RS Covid, termasuk GOR untuk ruang ICU dan isolasi," kata doa.

Dia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepatuhan protokol kesehatan. Pemerintah daerah juga diminta menyiapkan posko sampai tingkat kelurahan untuk mengetahui perkembangan pandemi di Indonesia.

"Kita harap penanganan Covid semakin baik dengan kerja sama seluruh komponen kolaborasi gotong royong jadi kekuatan kita," ujar Doni.

TIBA
Sebelumnya, vaksin Covid-19 tahap 3 tiba di Indonesia. Kali ini, yang tiba adalah bahan baku vaksin Covid-19 sejumlah 15 juta unit dari Sinovac.

Dilihat dari YouTube Sekretariat Presiden, pesawat Garuda Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 12.25 WIB. Para petugas bersiap mengangkut vaksin dengan sejumlah peralatan. Anggota TNI dan polisi juga bersiaga di dekat pesawat.

Bahan baku vaksin Covid-19 ini disimpan di dalam envirotainer. Tujuannya, menjaga sistem rantai dingin (cold chain system) dalam proses distribusi.

Setelahnya, bahan baku vaksin Covid-19 dari Sinovac ini dibawa menuju terminal kargo Bandara Soekarno-Hatta sebelum dikirim ke PT Bio Farma di Kota Bandung, Jawa Barat.

Bahan baku vaksin Covid-19 ini setelahnya diproses PT Bio Farma. Indonesia ditargetkan bakal punya 12 juta vaksin di awal Februari.

KOORDINASI
Sementara itu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19 hari ini. Pihak Sekretariat Presiden dari Istana berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk pengaturan vaksinasi Covid-19.

"Rencana besok pagi (hari ini-red) penyuntikan vaksin perdana untuk Presiden. Kami (Sekretariat Presiden) sedang mempersiapkan dan berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk pengaturan tata cara vaksinasi," ujar Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin lewat pesan singkat.

Proses vaksinasi Covid-19 untuk Jokowi akan disiarkan secara langsung lewat YouTube Sekretariat Presiden. Lokasi vaksinasi Covid-19 Jokowi akan dikabarkan setelahnya.

"Besok saat penyuntikan perdana tersebut juga akan disiarkan secara live streaming. Jadi prosesnya seperti apa, bisa dilihat langsung besok," kata Bey. (detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com