Proses Penyidikan Kematian Brigadir J Mesti Melalui Satu Pintu di Mabes Polri


402 view
Proses Penyidikan Kematian Brigadir J Mesti Melalui Satu Pintu di Mabes Polri
Foto: harianSIB.com/Victor Ambarita
SERUAN MORAL : Hutabarat Lawyers, mewakili Punguan Sirajanabarat Dohot Boru se-Jabodetabek (Persatuan Marga Hutabarat), menyampaikan seruan moral terkait perkembangan kasus Brigadir Yosua Hutabarat, Jumat (29/7).

Jakarta (SIB)

Punguan Sirajanabarat Dohot Boru se-Jabodetabek (Persatuan Marga Hutabarat), melalui Hutabarat Lawyers, mendesak agar proses manajemen penyidikan kematian Brigadir Yosus Hutabarat (Brigadir J) mesti dilakukan melalui satu pintu saja, yaitu di Mabes Polri.


Desakan berupa seruan moral itu disampaikan Ketua Hutabarat Lawyers Pheo Marojahan Hutabarat SH, yang juga dihadiri oleh Ketua Pengurus Punguan Sirajanabarat Saur M Hutabarat (Jurnalis Senior), Samuel Hutabarat (Ayah Brigadir J) dan pengurus lainnya dalam jumpa pers di Trotoar Cafe, Dharmawangsa, Jakarta, Jumat (29/7).


“Proses hukum penyidikan di Polda Metro Jaya, termasuk rekonstruksi ulang tim Kapolda Metro Jaya, yang semua prosesnya diawasi dan dikendalikan oleh Kapolda berpangkat Irjen di rumah TKP (Tempat Kejadian Perkara) dari seorang polisi yang juga berpangkat Irjen, demi hukum harus dianggap tidak akuntabel dan tidak obyektif, karenanya harus ditarik dan disatukan berkasnya ke Mabes Polri,” jelas Pheo Marojahan.


“Jadi hanya Mabes Polri saja nantinya yang akan menuntaskan kasus ini, dimana proses penyidikan di Mabes Polri akan langsung diawasi oleh Direktur Kriminal Umum berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen), Kabareskrim berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) dan akhirnya pengawasan dan pengendalian penyidikan ini akan berujung di Kapolri itu sendiri,” tambahnya.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com