Puan: Tolong Tanyakan ke Pak Jokowi, Masih Dukung Ganjar atau Tidak?

* Akan Temui Gibran Ajak Ikut TPN Ganjar

205 view
Puan: Tolong Tanyakan ke Pak Jokowi, Masih Dukung Ganjar atau Tidak?
Foto: CNN Indonesia/Safir Makki
Petinggi PDIP Puan Maharani 

Jakarta (SIB)

Petinggi PDIP Puan Maharani meminta agar wartawan menanyakan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) apakah masih mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024 atau tidak.

Puan mengaku ingin tahu apa jawaban Jokowi. Terutama setelah Mahkamah Konstitusi mengabulkan salah satu gugatan yang membuat putranya, yakni Gibran Rakabuming jadi berpeluang didaftarkan sebagai cawapres.

"Pertanyaannya, harus ditanyakan ke Pak Jokowi bukan ke saya. Jadi nanti tanya ya kalau presiden sudah pulang, masih mendukung Pak Ganjar Pranowo atau punya pilihan lain. Tolong ditanyakan. Saya juga mau tahu jawabannya," kata Puan di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (18/10).

Mengenai ketidakhadiran Jokowi saat PDIP mengumumkan Mahfud MD sebagai cawapres pendamping Ganjar, Puan memaklumi. Puan mengatakan Jokowi memiliki agenda kenegaraan di luar negeri.

Dia menganggap ada tugas yang lebih penting untuk dijalankan Jokowi sebagai kepala negara Republik Indonesia.

"Sebagai kader PDI Perjuangan Presiden Jokowi saat ini mempunyai tugas negara untuk hadir di Tiongkok, Beijing juga mempunyai acara lain yang rencananya akan juga melawat ke Riyadh," ucap Puan.

Meski demikian, Puan yakin Jokowi mengetahui agenda itu.

Mau Enggak

Puan juga mengatakan, akan segera bertemu dengan Gibran Rakabuming. Ia menuturkan rencana pertemuan dengan Gibran tertunda karena ada pengumuman calon wakil presiden pendamping Ganjar Pranowo, Rabu (18/10).

Ia menjelaskan, DPP PDIP memang hanya mengundang para ketua umum partai koalisi, relawan, dan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Presiden pada acara itu.

"Kenapa Mas Gibran enggak datang? Memang rencananya ada pertemuan dengan Mas Gibran hari ini, cuma karena memang ada agenda lain untuk mengumumkan cawapresnya Pak Ganjar sebagai capres jadi pertemuan itu mungkin tertunda," kata Puan.

Puan yakin Gibran bersedia bertemu dengannya. Namun, dia belum bisa memastikan kapan akan bertemu dengan Gibran karena agenda DPP PDIP cukup padat.

Dia hanya mengatakan akan mengajak Gibran untuk bergabung dengan TPN Ganjar Presiden.

"Nanti saya tanya Mas Gibran mau enggak ikut dalam Tim Pemenangan Nasional Pak Ganjar dan Pak Mahfud MD. Iya atau enggaknya nanti tanya Mas Gibran. Kalau saya kan mengajak," ucap dia.

PDIP sebelumnya batal memanggil Gibran, Rabu (18/10). Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan partai akan menjadwalkan ulang pertemuan dengan Gibran.

Hasto menyampaikan pertemuan itu rencananya akan digelar bersama Ketua TPN Ganjar Presiden Arsjad Rasjid.

Tak Pecah Kongsi

Puan yang menghadiri pengumuman bakal cawapres untuk Ganjar Pranowo di DPP PDIP, Jakarta sempat buka suara terkait hubungan PDIP dan Presiden Jokowi saat ini.

"Nggak ada pecah kongsi sama sekali, semuanya baik baik saja, kita saling menghormati, menghargai," kata Puan.

Puan menegaskan, Jokowi memang tidak ikut campur soal urusan capres-cawapres PDIP. Menurutnya, itu juga sudah beberapa kali disampaikan Jokowi.

"Seperti apa yang Pak Jokowi sampaikan, urusan capres dan cawapres itu adalah urusan partai politik," ucapnya.

"Jadi ini merupakan hal daripada partai politik, yaitu PDI Perjuangan bersama partai yang bersama dengan PDI Perjuangan ada Partai Perindo, Hanura, dan PPP," lanjut dia. (CNNI/detikcomd)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com