Puan Ingin Bertemu Lagi, Bahas Posisi Jokowi di PDIP


275 view
Puan Ingin Bertemu Lagi, Bahas Posisi Jokowi di PDIP
Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden
Puan Maharani.

Jakarta (SIB)

Ketua DPR RI Puan Maharani berencana menggelar pertemuan lanjutan dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bisa saja membahas posisi di PDIP usai keduanya melakukan pertemuan di Istana Negara, kemarin. Puan menganggap pertemuan dengan Jokowi selanjutnya sebagai silaturahmi yang menurutnya sangat penting.

"Pertemuan saya kemarin dengan Presiden Jokowi adalah sebagai Ketua DPR dengan Presiden RI karena saya sebagai ketua MIKTA, forun konsultasi MIKTA 5 negara kemudian mengantarkan ketua parlemen yang ada di MIKTA konsultasi untuk bertemu dengan Presiden RI yaitu Pak Jokowi," kata Puan di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Selasa (21/11).

Puan membuka rencana akan kembali bertemu dengan Jokowi di luar posisinya sebagai ketua DPR. Menurut Puan, silaturahmi dengan berbagai pihak sangat penting.

"Jadi sesi-sesi selanjutnya sebagai ketua DPR dengan presiden pasti saya akan bertemu presiden kalo pun nanti ada sesi yang bukan merupakan Ketua DPR dan presiden. Maksudnya sesi resmi, tentu saja akan melakukan itu. Buat saya silaturahmi dengan semua pihak akan menjadi sangat penting apalagi menjelang pesta demokrasi atau pemilu yang akan datang," kata dia.

Puan sebelumnya sempat menyampaikan rencana pertemuan dengan Jokowi secara informal. Menurutnya, pertemuan itu bisa saja membicarakan isu-isu terkini.

"Bisa saja. Itu dibicarakan (posisi Presiden Jokowi di PDIP). Saya nggak tahu kalau bicara dengan Presiden secara informal, kami bicara segala hal yang terkait dengan isu aktual dan isu-isu yang kemudian mungkin hanya bisa dibicarakan secara informal," kata Puan kepada wartawan di Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/11).

Puan mengatakan pertemuan antara dirinya dengan Jokowi adalah hal yang biasa. Ia menyebut dalam pertemuan itu bisa bicara terkait isu nasional hingga informal.

Status Gibran dan Bobby

Puan Maharani juga meminta sejumlah pihak agar tak lagi menjadikan status keanggotaan Gibran Rakabuming dan Bobby Nasution di PDI Perjuangan sebagai kontroversi. Dia mengatakan pihaknya fokus pada pemenangan partai dan paslon Ganjar Pranowo dan Mahfud Md di Pemilu 2024.

"Sekarang ini sudah tinggal berapa hari? 80 harian kalo nggak salah menuju tanggal 14 Februari. Jadi sudahlah hal-hal teknis administrasi menurut saya itu tidak perlu kita pro kontra-kan kembali," kata Puan.

Ketua DPR itu mendorong semua pihak menjalankan tugasnya masing-masing dengan baik dalam menyukseskan Pemilu. Dia menyerahkan kepada masyarakat sepenuhnya dalam menentukan pilihan di 2024.

Dengan demikian, Puan meminta nasib Gibran dan Bobby tidak lagi dipolemikkan. "Jadi hal-hal seperti itu sudah tidak perlu lagi dipermasalahkan, kita jalani saja dulu pesta demokrasi ini sampai 14 Februari," lanjut Puan. (detikcom)

Penulis
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com