Puluhan Eks Pasien ODGJ Belum Dijemput Keluarga, RSJ Prof Ildrem Menjadi Dilema

* Laporan Leo Bukit, jurnalis hariansib.com

406 view
Puluhan Eks Pasien ODGJ Belum Dijemput Keluarga, RSJ Prof Ildrem Menjadi Dilema
(Foto: Tagar/Reza Pahlevi)
Rumah Sakit Jiwa Prof DR Muhammad Ildrem tampak dari depan.
Medan (SIB)
Puluhan pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Prof Dr M Ildrem Medan yang sudah dinyatakan sembuh belum dijemput keluarganya.

"30 lebih yang kita nyatakan sudah sembuh dan belum dijemput keluarganya. Ini dilema bagi kita, karena kejadian seperti ini kerap berulang," kata Wakil Direktur RSJ Prof Dr M Ildrem, dr Lisni Elysah SpKK Finsdv kepada wartawan di Medan, Senin (22/3).

Puluhan pasien ODGJ itu kini masih berada di ruang rawat dan ada juga sudah berjalan-jalan di kawasan rumah sakit. "Mereka inikan bahagian keluarga, mengalami penyakit ini juga bukan kehendak mereka, jadi ayokla kita rawat mereka dengan manusiawi," ujarnya.

Saat diberi kesempatan melihat pasien-pasien orang dengan gangguan jiwa ini, hampir sebagian berteriak ingin pulang dan bahkan mempertanyakan kapan ia dijemput. "Kapan saya pulang dokter, sayakan sudah sehat," kata seorang pasien pria yang berada di ruang rawat RSJ itu.

Begitu juga teriak salah seorang pasien wanita, ia mengaku sudah tidak sabar untuk dijemput keluarganya. Melihat ini memang memprihatinkan, beruntung RSJ satu-satu di Sumut itu merawat mereka dengan manusiawi. Semua tampak bersih dan sehat fisiknya.

"Kita sudah berusaha untuk mencari kediaman keluarganya dan menelepon ke nomor HP yang ditinggalkan di rumah sakit ini. Namun tidak ditemukan dan nomor HP-nya mati atau tidak bisa dihubungi. Jadi, untuk menemukan keluarga pasien ini kita juga membentuk tim khusus," tegasnya.

Dikatakannya, pasien ODGJ ini sejak masuk ke RSJ rata-rata dalam 1 bulan sudah bisa dibawa pulang, keluarga melanjutkan merawat dengan rutin memberikan obat yang disarankan. Namun kendati demikian pasien justru banyak yang tidak dijemput kembali.

"Alasannya kita tidak tau, jadi kami mohon perhatian dan kerjasamanya agar yang memiliki keluarga disini segera dijemput. Ini juga agar bisa bergantian dengan pasien yang akan dirawat di sini," tutupnya. (d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Tag:
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com