Raih 2 Emas 1 Perak, Leani Oktila Terima Bonus Rp13,5 M

* Presiden Jokowi Berikan Bonus Bagi Atlet Paralimpiade Tokyo 2020

158 view
Raih 2 Emas 1 Perak, Leani Oktila Terima Bonus Rp13,5 M
Foto: Antara/HO-Biro Pers dan Media Setpres/Agus Suparto
SERAHKAN RAKET: Peraih medali emas Leani Ratri Oktila (kanan) menyerahkan raket yang dipakainya saat berjuang meraih medali emas dalam ajang Paralimpiade Tokyo 2020 kepada Presiden Jokowi di halaman belakang Istana Bogor, Jumat (17/9).
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo memberikan bonus bagi para atlet serta pelatih yang berlaga di Paralimpiade Tokyo 2020.

"Atas prestasi yang saudara-saudara raih, pemerintah memberikan apresiasi berupa bonus," kata Jokowi di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jumat.

Presiden Jokowi menyampaikan hal tersebut didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pemuda dan Olahraga Zainuddin Amali, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Indonesia Senny Marbun, Chef de Mission Andi Herman serta pejabat terkait lainnya.

"Rp5,5 miliar kepada peraih medali emas, Rp2,5 miliar kepada peraih medali perak, Rp1,5 miliar kepada peraih medali perunggu dan bonus juga diberikan kepada para atlet non-peraih medali serta pelatihnya, tetapi jumlahnya tidak saya sebutkan di sini, ada yang membisiki, biar Pak Menpora," tambah Presiden.

Indonesia meraih sembilan medali dalam perhelatan Paralimpiade Tokyo 2020 dari kerja keras 23 atlet di tujuh cabang olahraga.

"Saya dan seluruh rakyat Indonesia menyambut kepulangan saudara-saudara dengan senang, gembira dan bangga. Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan dan kerja keras saudara-saudara yang telah meraih prestasi dan mengharumkan nama bangsa dan negara," ungkap Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, capaian medali dalam Paralimpiade Tokyo 2020 adalah suatu lompatan.

Presiden Jokowi berharap prestasi para atlet di Paralimpiade Tokyo dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia.

"Agar dapat menjadi motivasi kita semua bagi para atlet maupun masyarakat Indonesia, agar terus bekerja keras meraih prestasi dan memberikan yang terbaik untuk bangsa, untuk negara," ungkap Presiden.

Presiden pun berpesan agar para atlet tidak lalai untuk mempersiapkan diri menuju ajang Paralimpiade Paris 2024.

"Jangan lalai untuk mempersiapkan diri. Ingat, Paralimpiade di Prancis tinggal tiga tahun lagi karena tahun 2024 dan kita harapkan Paralimpiade 2024 ini kita bisa meraih medali dan prestasi yang lebih tinggi lagi," tambah Presiden.

Atlet yang tidak memperoleh medali mendapatkan Rp100 juta.

Dapat Raket
Presiden Jokowi mendapat kenang-kenangan sebuah raket dari Leani Ratri Oktila usai pemberian bonus untuk atlet Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (17/9).

Ratri mempersembahkan dua medali emas di Paralimpiade Tokyo untuk Indonesia dari nomor ganda putri bulutangkis bersama Khalimatus Sadiyah dan ganda campuran bersama Hary Susanto.

Tak hanya itu Ratri juga meraih medali perak di kategori tunggal putri. Atas prestasinya itu, ia berhak mendapatkan bonus dari pemerintah sebesar Rp13,5 miliar.

Usai upacara pemberian bonus, Ratri memberikan sebuah raket yang digunakannya di Paralimpiade Tokyo kepada Presiden Jokowi.

"Usai menerima bonus atas persembahan dua emas dan satu perak yang diraihnya di Paralimpiade Tokyo, Leani Ratri Oktila mendekati saya. Kami bertukar kenang-kenangan," ucap Presiden Jokowi dalam akun Instagram.

"Leani menyerahkan salah satu raket yang dipakainya dalam pertandingan di Tokyo, dan saya menerakan tanda tangan pada raketnya yang lain. Selamat Leani, teruslah berprestasi dan memberi inspirasi," imbuhnya. (CNNI/Antaranews/d)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com