Rakerda II Digelar, Djarot Optimis PDIP Kembali Menang di Pemilu 2024

Kepala Daerah dari Kader PDIP Diingatkan Tidak Korupsi

142 view
Rakerda II Digelar, Djarot Optimis PDIP Kembali Menang di Pemilu 2024
Foto: hariansib.com/Leo Bukit
RAKERDA: Ketua DPD PDIP Sumut Djarot Syaiful Hidayat memberikan kata sambutan sekaligus pengarahan kepada kader pada Rakerda II yang digelar di Tiara Covention Hall Center Medan, Sabtu (12/6).
Medan (SIB)
DPD Partai Demokrasi Perjuangan Sumatera Utata (DPD PDIP Sumut) menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) II membahas program kerja politik dan konsolidasi di Tiara Covention Hall Center Medan, Sabtu (12/6). Ketua DPD PDIP Sumut Djarot Syaiful Hidayat mengatakan rapat kerja ini adalah kelanjutan proses konsolidasi yang dilakukan DPC se Sumut.

“Dalam rapat ini dibahas berbagai macam program kerja politik dan konsolidasi. Di rapat kerja ini tema kita yaitu Desa maju, Indonesia kuat dan berdaulat," ujarnya, seperti dilansir dari harianSIB.com.

Hasil dari rapat ini akan dibawa ke rapat kerja nasional (Rakernas) yang dijadwalkan pada akhir Agustus 2021 mendatang.

Pihaknya fokus di desa, bahkan membawa tim peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) melakukan penelitian di satu desa yang berada di Tapanuli Utara.

Penelitiannya tentang bagaimana membikin data akurat desa maupun kelurahan. Dengan cara seperti ini, program-program dari pemerintah dapat menyelesaikan persoalan desa, termasuk memaksimalkan potensi-potensi yang ada di desa. "Jadi tadi juga ada paparan hasil penelitian di Desa Sibaganding, Tapanuli Utara," ungkapnya.

Kata Djarot proses konsolidasi pada rapat kerja ini juga menuju 2024 yaitu Pileg, Pilpres maupun Pilkada. Tentunya ini harus dilakukan secara terus menerus. Intinya adalah bagaimana PDIP bisa hadir turun untuk membantu pemerintah menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di masyarakat, terutama fokusnya pada masyarakat desa.

"Misalnya di dalam pemetaan itu, dalam pendataan itu berapa anak yang kena stunting, kemudian kita kasih treatmen untuk bisa membantu supaya tidak terkena stunting, berapa yang rumah kumuh, berapa yang gizi buruk, berapa yang dari masyarakat itu yang tidak bisa sekolah, bagaimana infrastruktur desa termasuk di kelurahan dan lainnya," sebutnya.

"Kepada mas Bobby tadi saya sampaikan harus didata persoalan-persoalan yang sangat detail yang ada di kelurahan.

Dengan cara itu, Pemko Medan bisa langsung intervensi. Kemudian saya sampaikan bahwa program ini harus berkelanjutan dan dikawal secara terus menerus," jelasnya.

Pada kesempatan ini, ia mengatakan PDIP optimis untuk kembali memenangkan kontestasi politik 2024. "Kita yakin akan mencetak hattrick di 2024 di bawah kepemimpinan ibu Megawati Soekarnoputri," katanya.

Mempertahankan kemenangan dan kekuasaan di 2024 merupakan hal yang harus diraih dengan kerja keras bersama seluruh kader partai di Indonesia termasuk di Sumatera Utara. Hal ini untuk memastikan kemenangan dan kekuasaan tetap akan menjadi milik mereka untuk mencapai tujuan partai.

"Kemenangan dan kekuasaan bukan tujuan akhir, tapi sarana untuk kita mencapai tujuan sebenarnya yakni mewujudkan Indonesia Merdeka, kesejahteraan rakyat, kedaukatan bangsa dan berdikari dalam ekonomi," ujarnya.

Ia menambahkan kenaikan perolehan suara yang ditandai dengan peningkatan jumlah kader yang lolos menjadi anggota legislatif dan bertambahnya jumlah kader yang memenangkan pilkada menjadi indikasi kinerja positif menatap Pemilu 2024.

"Pertanyaannya adalah apakah kemenangan 2024 bisa lebih besar lagi. Itu yang harus kita usahakan dengan kerja keras," ungkapnya.

Namun diingatkannya, kerja keras untuk mewujudkan itu tetap harus dilakukan dengan mematuhi aturan dan tidak melanggar hukum. "Hati-hati karena nilai keserakahan ada pada manusia. Karena itu kita harus membuat program yang jelas agar tidak terjebak dengan keserakahan dalam meraih tujuan," tuturnya.

Selain itu, ia berharap kepada seluruh kader PDIP yang menjadi kepala daerah, anggota dewan agar tidak melakukan korupsi. Gelombang pasang korupsi terjadi mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Karena itu, seluruh kader harus menjaga nama baik partai dan menjalankan program kerja untuk kesejahteraan rakyat.

Dukung Berantas Preman
Ia menegaskan PDIP mendukung Jokowi untuk memberantas preman. Menurutnya, para preman menekan orang lalu berfoya-foya. Karena itu, preman yang tidak diorganisir maupun terorganisir harus dibabat.

“Di Medan ada enggak ya mas Bobby? Di Tanjungbalai, Taput ada atau tidak. Ini harus dibereskan. Makanya sinergi dengan TNI dan masyarakat. Dalam rakerda itu bisa dirumuskan. Agar ada desa binaan yang dikelola. Inilah sebetulnya tugas-tugas politik dan kebangsaan. Tugas tugas idiologis," ungkapnya.

Sebelumnya, Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut Soetarto merinci capaian PDIP Sumut pada Pilkada 2020 lalu dimana mereka keluar sebagai pemenang baik tingkat legislatif maupun Pilkada. "Dari 23 kabupaten/kota yang menggelar pilkada serentak 2020, kader kita menang menjadi kepala daerah pada 12 daerah," sebutnya.

Sedangkan pertambahan anggota legislatif juga meningkat baik untuk DPR RI dari 4 menjadi 7 kader, DPRD Sumut dari 14 menjadi 19 kader kemudian DPRD kabupaten/kota dari 135 menjadi 165. Sebelum dilakukan acara, seluruh peserta maupun undangan dan pengunjung yang hadir wajib menjalani rapid tes antigen.

Selain itu, protokol kesehatan diterapkan seperti penggunaan masker, pengaturan jarak juga diwajibkan dengan dipantau oleh pengawas dari petugas internal. Peserta Rakerda PDIP ini diikuti oleh para pengurus dari tingkat DPC kabupaten/kota se-Sumut. (R8/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com