Rapat Paripurna DPRD DKI Dihujani Interupsi soal Formula E


194 view
Rapat Paripurna DPRD DKI Dihujani Interupsi soal Formula E
(Tiara Aliya/detikcom)
Rapat paripurna di DPRD DKI Jakarta 
Jakarta (SIB)
DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pengesahan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD DKI Jakarta tahun 2020. Rapat dihujani interupsi anggota DPRD terkait Formula E.

Interupsi dimulai setelah anggota Badan Anggaran dari Fraksi PAN Farazandi Fidinansyah menyampaikan laporan Banggar hasil pembahasan terhadap raperda P2APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2020.

Sekretaris Anggota Komisi B DPRD DKI Pantas Nainggolan kemudian mengajukan interupsi. Politikus PDIP itu menyinggung soal Formula E.

"Formula E. Sebagai catatan khusus kami, ini kami minta supaya catatan ini dimasukkan ke dalam berita acara paripurna ini karena ini merupakan paripurna terakhir dalam pelaksanaan RAPBD 2020," kata Pantas dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta di Gedung DPRD DKI, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (8/9).

Anggota Komisi C Anthony Winza turut mengajukan interupsi. Sekretaris Fraksi PSI itu juga menyatakan pihaknya tak dapat menyetujui Raperda P2APBD DKI karena di dalamnya terdapat pelaksanaan Formula E.

"Singkatnya, kami tidak bisa menyetujui dengan alasan-alasan berikut, Pimpinan, karena perlu diingat pelaksanaan APBD 2020 tersebut termasuk di dalamnya adalah pelaksanaan Formula E, anggaran Formula E," ujarnya.

Anthony menyinggung soal temuan BPK terkait Formula E. Dia menyebut semestinya Pemprov DKI segera merevisi studi kelayakan sejak 2019 karena di dalam perhitungannya tak memasukkan commitment fee.

"Bagaimana caranya melaksanakan sesuatu yang studi kelayakannya saja belum jelas, bahkan tidak ada di RPJMD," tuturnya.

PSI Sindir Anies
Anthony turut menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tak menghadiri rapat di DPRD DKI. Dia menyayangkan keputusan Anies yang mengutus Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria di momen pengesahan Raperda P2APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2020.

"Sebelumnya, saya mau mengucapkan terima kasih kepada Pak Wagub yang selalu hadir di rapat-rapat penting seperti ini menggantikan Pak Gubernur yang saya lihat kalau di rapat seperti anggaran ini tidak terlihat hadir. Mungkin ada kesibukan lain, tapi saya menghargai Pak Wagub," ucap Anthony.

Sebagai informasi, ini bukan pertama kalinya Anies absen dari rapur DPRD DKI. Rapat paripurna pembahasan Raperda P2APBD DKI pada (29/7), misalnya, Riza kembali mewakili Anies menghadiri rapat tersebut.

Riza tak mempermasalahkan ketidakhadiran Anies dalam rapur hari itu. Riza mengatakan dirinya dan Anies kerap berbagi tugas.

"Ya tugasnya kan bergantian. Antara Gubernur dan Wagub membagi. Kalau Pak Anies berkesempatan, tentu beliau juga akan hadir bersama dengan Wagub. Tapi hari ini, Pak Gubernur ada acara lain yang tak bisa diwakilkan dan saya wakili," sebutnya.

Riza meyakini absennya Anies tak akan mempengaruhi jalannya rapat.

"Begitu juga pimpinan dan anggota Dewan di sini juga bergantian. Yang penting semua proses berjalan sesuai dengan peraturan yang ada, substansi tercapai, dan apa yang diinginkan masyarakat bisa dipenuhi," ucapnya. (detikcom/f)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com