Ratusan Nama Warga Gambir Baru Asahan Hilang dari Daftar Penerima BST


326 view
Ratusan Nama Warga Gambir Baru Asahan Hilang dari Daftar Penerima BST
Foto SIB/Mangihut Simamora
TIDAK TERIMA BST : L Siburian dan MD Sinaga, keduanya warga Kelurahan Gambir Baru yang tidak menerima dana BST lagi karena nama mereka hilang dari penerima BST, Selasa (13/4).
Kisaran (SIB)
Warga Kelurahan Gambir Baru Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan mengaku kecewa. Pasalnya, nama mereka tiba-tiba hilang dari daftar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) yang merupakan program pemerintah pusat untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19.

“Kalau dijumlahkan ada ratusan yang namanya tidak terdaftar lagi,” ungkap L Siburian (44) dan MD Sinaga (46), keduanya warga Kelurahan Gambir Baru kepada hariansib.com, Selasa (13/4).

Diceritakan L Siburian, dirinya tinggal di Lingkungan IV selama masa pandemi Covid-19 di tahun 2020 menerima BST. Namun, sejak Januari 2021 pria yang kesehariannya sebagai penarik becak motor (betor) tidak ada menerima sepeser pun dana BST.

Hal sama diucapkan MD Sinaga, warga Lingkungan VI yang sudah tidak menerima BST terhitung sejak bulan Maret 2021. Pria pemilik usaha kios kecil ini mengaku kecewa karena namanya hilang dari daftar penerima BST.

“Kita sangat berharap mendapat dana BST akibat kesulitan ekonomi sekarang. Tetapi harapan kita sia-sia dan berubah menjadi kecewa karena nama kita hilang tanpa diketahui apa alasannya,” ujar Sinaga.

Keduanya berasumsi, apakah hilangnya nama mereka dampak dari kasus dugaan korupsi bantuan sosial yang diduga melibatkan mantan Menteri Sosial JB?. Tapi mereka seakan tidak percaya. “Kenapa tidak percaya, sebab Presiden Joko Widodo mengatakan di siaran televisi tidak ada pengurangan dana program BST. Namun kenapa nama kami hilang, atau ada oknum-oknum yang bermain?,” ucap mereka dengan nada kecewa.

Terkait ini, Plt Lurah Gambir Baru Lisnawati SH ketika hendak dikonfirmasi Selasa (13/4) tidak berada di kantornya. Sementara Kasi Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kelurahan Gambir Baru Senti Br Manik membenarkan kondisi tersebut. “Kurang lebih 300 nama warga Kelurahan Gambir Baru yang hilang dari daftar penerima BST,” ujarnya.

Ditanya apa sebabnya?, Senti menjawab tidak tahu. Dia menerangkan bahwa dirinya sebagai pihak yang langsung mengambil data penerima BST dari kantor pos untuk dibagi ke masing-masing kepling dan selanjutnya didistribusikan ke nama yang tertera. Menyangkut ini, masyarakat banyak yang komplain ke kelurahan namun mereka tidak bisa berbuat banyak.

“Kita pun bingung karena yang menentukan adalah pusat. Data terjadi pengurangan tetapi tidak disebutkan apa alasannya. Bagi masyarakat yang ngotot, kita persilahkan untuk mengecek ke Dinas Sosial Asahan,” kata Senti. (SS17/c)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com