Rudal Moskow Bikin Ukraina Gelap Gulita, Zelensky Minta PBB Hukum Rusia


270 view
Rudal Moskow Bikin Ukraina Gelap Gulita, Zelensky Minta PBB Hukum Rusia
(REUTERS/Pavlo Palamarchuk)
Kegelapan menyelimuti kota Lviv di Ukraina yang tidak mendapatkan pasokan listrik usai serangan rudal Rusia menghantam infrastruktur energi setempat 

Kiev (SIB)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk mengambil tindakan terhadap Rusia atas serangan udara yang menghantam infrastruktur sipil yang membuat kota-kota Ukraina diselimuti kegelapan dan kedinginan saat musim dingin datang.


Seperti dilansir Reuters, Kamis (24/11), pasukan Rusia kembali menembakkan rentetan rudal di berbagai wilayah Ukraina, Rabu (23/11), yang menewaskan sedikitnya 10 orang.


Serangan rudal itu memaksa penutupan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN), juga memutuskan pasokan listrik dan air di banyak wilayah.


"Hari ini hanya satu hari, tapi kami telah menerima 70 rudal. Itu adalah formula teror Rusia. Ini semua ditargetkan terhadap infrastruktur energi kami... Rumah sakit, sekolah-sekolah, transportasi, distrik permukiman, semuanya menderita," ungkap Zelensky dalam pidato terbaru via video link di hadapan Dewan Keamanan PBB.


Zelensky menyatakan Ukraina sedang menunggu untuk melihat adanya 'reaksi sangat tegas' dari dunia, terhadap serangan udara Rusia, Rabu (23/11).


Namun diketahui Dewan Keamanan PBB sepertinya tidak akan bisa mengambil tindakan tegas untuk merespons permohonan Zelensky, mengingat Rusia merupakan salah satu anggota tetap yang memiliki hak veto.


Dalam tanggapannya, Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB Linda Thomas-Greenfield menyebut Presiden Rusia Vladimir Putih telah 'secara jelas menjadikan musim dingin sebagai senjata untuk menimbulkan penderitaan luar biasa pada rakyat Ukraina'.


Dia menyebut Putin 'akan berupaya membekukan negara itu agar tunduk' -- merujuk pada Ukraina.


Secara terpisah, Duta Besar Rusia untuk PBB Vasily Nebenzya mengeluhkan diizinkannya Zelensky berpidato via video link dalam rapat Dewan Keamanan PBB. Dia menyebut hal itu jelas melanggar aturan Dewan Keamanan PBB.


Nebenzya juga menolak apa yang disebutnya sebagai 'ancaman dan ultimatum sembrono' oleh Ukraina dan para pendukungnya di Barat.


Diklaim oleh Nebenzya bahwa kerusakan yang dialami infrastruktur di Ukraina disebabkan oleh rudal-rudal yang ditembakkan sistem pertahanan udara Kiev yang kemudian jatuh di area-area sipil usai ditembakkan ke arah rudal-rudal Rusia. Dia menyerukan Barat untuk berhenti memasok rudal pertahanan udara ke Ukraina.


Gubernur Kiev dalam pernyataannya menyebut seluruh wilayah Kiev yang menjadi tempat tinggal bagi lebih dari 3 juta orang, telah kehilangan pasokan listrik dan air mengalir.


Sebagian besar wilayah Ukraina lainnya tengah mengalami persoalan serupa dan beberapa wilayah menerapkan pemadaman darurat untuk menghemat energi dan melakukan perbaikan. (detikcom/d)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com