Rumah Warga di Kutalimbaru dan Pancurbatu Diserang OTK dengan Molotov


205 view
Rumah Warga di Kutalimbaru dan Pancurbatu Diserang OTK dengan Molotov
Foto Istimewa
Dua rumah warga di Kecamatan Kutalimbaru dan Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang diserang dengan molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (1/10) malam.
Medan (SIB)
Dua rumah warga di Kecamatan Kutalimbaru dan Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang diserang dengan molotov oleh orang tak dikenal (OTK), Jumat (1/10) malam. Aksi teror tersebut tidak menimbulkan korban jiwa sama sekali. Muncul dugaan bahwa penyerangan yang dilakukan serentak itu diduga dilakukan orang yang sama.

Salah seorang warga yang rumahnya dilempar molotov, M Said Gurusinga warga Dusun III Namorube Jahe Desa Namorube Julu, Kecamatan Kutalimbaru saat diwawancarai di Mapolrestabes, Senin (4/10) merasa tidak memilik musuh sama sekali.

"Namun mengapa rumah saya yang dijadikan warung diserang dengan bom molotov. Saat kejadian saya sedang tidak berada di rumah, namun istri dan anak saya yang di rumah,” kata Gurusinga.

Saat kejadian lanjutnya, istrinya yang sedang tertidur di dalam kamar tiba-tiba terbangun lantaran ada yang melempar molotov ke rumahnya. Menurut M Said, saat itu istrinya mendengar banyak suara orang, namun istrinya tidak berani keluar.

"Saya kemudian membuat laporan ke Polda Sumut. Namun laporan saya ditolak petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dengan alasan, penindakan hal tersebut harus cepat. Akhirnya pada, Sabtu (3/10) malam korban membuat laporan ke Polrestabes Medan. Polisi juga sudah melakukan cek TKP," ungkapnya sembari mununjukkan bukti laporan yang tertuang di Nomor: STTLP/B/1994/X/Yan 2.5/2021/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut.

Sementara peristiwa pelemparan molotov juga menimpa rumah Erna warga Jalan TK Immanuel, Kecamatan Pancurbatu, Deliserdang.

Erna yang diwawancarai juga mengaku sudah melaporkan aksi teror tersebut ke Polrestabes Medan dengan Nomor: STTLP/B/1945/X/Yan 2.5/2021/SPKT Polrestabes Medan/Polda Sumut.

"Saya juga langsung diperiksa penyidik Sat Reskrim setelah membuat laporan. Polisi juga sudah cek TKP ke rumah. Saya berharap polisi dapat mengungkap peristiwa teror yang dilakukan oleh OTK ini," harapnya.

Sementara Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Rafles Marpaung menjelaskan pihaknya telah menerima kedua laporan tersebut.

"Kita cek dulu," ucapnya singkat. (A14/a)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com