Kerap Meresahkan Masyarakat

SWI Buka Warung Waspada Pinjol Ilegal


365 view
SWI Buka Warung Waspada Pinjol Ilegal
Foto : KOMPAS.com/Isna Rifka Sri Rahayu
Ketua SWI OJK Tongam L. Tobing (baju putih) saat membuka Warung Waspada Pinjol di The Gade Coffee and Gold Kebon Sirih, Jakarta, Jumat (16/9/2022).

Jakarta (SIB)


Keberadaan pinjaman online (pinjol) ilegal meresahkan masyarakat, karena kerap diiringi dengan teror yang cukup menakutkan. Tak sedikit nasabah pinjol ilegal yang mendapatkan tindakan pelecehan melalui pesan singkat. Bahkan, sejumlah penerima teror ternyata tidak berkaitan dengan orang yang meminjam dari pinjol ilegal tersebut.

Satgas Waspada Investasi (SWI) mencatat selama sepuluh tahun terakhir nilai kerugian masyarakat sudah mencapai Rp117,5 triliun.

Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Friderica Widyasari Dewi mengatakan, ada beberapa alasan masyarakat kerap terjerat pinjaman online ilegal. Pertama yaitu, masyarakat yang terjerat pinjol ilegal merupakan masyarakat yang sebelumnya telah terjerat utang.

"Jadi ini seperti gali lubang tutup lubang," ucap Kiki sapaan akrabnya di Bandung, Sabtu (24/9).

Selain itu, kebanyakan masyarakat terjeran pinjol ilegal yaitu masyarakat dengan ekonomi menengah ke bawah. Masyarakat tersebut terpincut karena mudahnya pencairan dana.

"Tapi sedihnya dana ini untuk memenuhi gaya hidup, bukan kebutuhan," tegasnya.

Senjutnya, masyarakat terjerat pinjol ilegal karena kebutuhan mendesak. Selain itu, masih ada masyarakt yang tidak bisa membedakan pinjol ilegal atau yang legal. "28 persen masyarakat tidak dapat membedakan pinjol ilegal dan legal," tegasnya.

Saat ini, OJK telah melakukan beberapa langkah untuk melindungi masyarakt dari jeratan pinjol ilegal. Pertama yaitu sosialisasi dan edukasi dengan masif. Kedua, OJK juga memperkuat peran Satgas Waspada Investasi (SWI) dan kerja sama dengan Google.

"OJK juga membuka kanal pengaduan di kontak OJK, SWI juga ada di AFPI juga ada. Kita Juga mengumumkan daftar pinjol ilegal.

Saat ini kita usul sanksi pidana untuk pinjol ilegal."

Solusi Masyarakat

Satgas Waspada Investasi kembali membuka Warung Waspada Pinjol Ilegal di The Gade Coffee and Gold, Jakarta Pusat, Jumat (16/9). Dengan ini, masyarakat bisa mengadukan berbagai tindakan pinjaman online ilegal.

Ketua Satgas Waspada Investasi, Tongam L Tobing menjelaskan, kegiatan di Warung Waspada Pinjol Ilegal ini khusus untuk menampung pengaduan masyarakat yang mendapatkan perlakuan tidak etis. Kemudian, posko ini menampung informasi dari masyarakat soal penawaran pinjol ilegal.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com