Satgas Minta Pemda Kurangi Syarat Agar Warga Mudah Vaksinasi Corona


181 view
Satgas Minta Pemda Kurangi Syarat Agar Warga Mudah Vaksinasi Corona
Agung Pambudhy/detikcom
Ilustrasi vaksinasi COVID-19.
Jakarta (SIB)
Satgas Covid-19 meminta pemerintah daerah di Jabodetabek untuk mengurangi syarat vaksinasi Covid-19. Hal ini agar masyarakat dapat dengan mudah menerima vaksin.

"Tentu sebaiknya sebisa mungkin mengurangi syarat agar mempermudah masyarakat mengakses vaksin dan mempercepat target vaksinasi nasional," ujar Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sonny Harry B Harmadi dilansir dari Antara, Rabu (23/6).

Pernyataan Sonny tersebut menanggapi aduan terkait syarat surat keterangan domisili bagi warga Jabodetabek yang hendak divaksinasi. Menurut Sonny, jangan sampai syarat-syarat yang diterapkan mempersulit warga mendapatkan vaksin.

"Memang pelaksanaan program vaksinasi saat ini masih tergantung pada ketersediaan vaksinnya," katanya.

Sonny mengatakan surat keterangan domisili merupakan ranah Kementerian Kesehatan. Ia khawatir syarat yang terlalu banyak dan berlebihan dapat mengganggu target vaksinasi nasional, yakni 1 juta vaksinasi Covid-19 dalam sehari.

Target 1 juta vaksinasi per hari ini disampaikan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ketika meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Bandung. Budi menyampaikan pesan Jokowi terkait vaksinasi 1 juta per hari.

"Presiden pesan ingin lihat 1 juta vaksinasi per hari di bulan Juli," ujar Budi setelah meninjau vaksinasi di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Bandung, Kamis (17/6).

Pakar epidemiologi dari Griffith University Australia Dicky Budiman memberikan saran-saran yang bisa dilakukan pemerintah agar dapat mencapai target. Menurut Dicky, vaksinasi menjadi efektif bila kondisi pandemi relatif tidak terlalu serius.

"Vaksinasi itu akan sangat penting dilakukan ketika kondisinya relatif tidak terlalu serius atau kritis. Ini yang harus dikejar. Sebetulnya ini pesan bagi dari daerah lain di luar Jawa yang belum terlalu serius (kondisi Corona)," ujar Dicky kepada wartawan.

"Progres vaksin ada, tapi belum yang seperti kita harapkan karena program vaksinasi ini tidak semudah orang datang lalu disuntik. Itu kan tidak begitu," tutur Dicky. (detikcom/f)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com