Sibolangit Berpotensi Longsor Kategori Sedang-Tinggi, Masyarakat Diminta Tetap Waspada

* Evakuasi Korban Longsor, Anggota Polantas Terluka

438 view
Sibolangit Berpotensi Longsor Kategori Sedang-Tinggi, Masyarakat Diminta Tetap Waspada
Foto Dok/Umar
ANGKAT MOBIL: Salah satu unit excavator mengangkat mobil Xenia yang tertimpa material longsor di Jalan Jamin Ginting Km 36, Sibolangit, Minggu (24/10).
Sibolangit (SIB)
Berdasarkan pantauan dari aplikasi inaRISK BNPB, Kecamatan Sibolangit termasuk wilayah dengan potensi tanah longsor dengan kategori sedang hingga tinggi. Hal itu dikatakan Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari PhD, seperti dikutip dari harianSIB.com, Minggu (24/10).

Sedangkan identifikasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) pada potensi gerakan tanah Oktober ini, wilayah Sibolangit berada pada gerakan tanah menengah hingga tinggi. PVMBG menyebutkan daerah dengan potensi menengah merujuk pada daerah yang dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan di atas normal, khususnya pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau lereng bukit.

Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk tetap waspada dan siap siaga terhadap potensi bahaya tanah longsor maupun bahaya hidrometeorologi basah lain, seperti banjir, banjir bandang dan angin kencang. Prakiraan cuaca di wilayah Sibolangit masih berpotensi hujan ringan hingga sedang.

Sementara, longsor di Jalan Jamin Ginting KM 36 (tikungan PDAM Tirtanadi), Desa Sibolangit, Kecamatan Sibolangit, menewaskan tiga orang penumpang mobil jenis Xenia B 2236 KFB dan dua orang penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar mengatakan, sekitar pukul 18.30 WIB tepatnya di Jalan Jamin Ginting Km 36, melintas satu unit mobil Xenia dengan berpenumpang lima orang secara tiba-tiba tertimpa longsor batuan dan tanah dari tebing jalan hingga rata dengan aspal.

"Segera saat itu Polantas yang sedang bertugas dan masyarakat serta pengendara yang melintas melakukan pertolongan dan mengevakuasi penumpang untuk dibawa ke rumah sakit terdekat," kata AKBP Sonny seperti dikutip dari harianSIB.com, Minggu (24/10).

Ia menyebut, kelima orang penumpang tersebut yaitu Gusrini Hagaina Ginting (23), warga Jalan Sedap Malam 1 Nomor 48 (korban selamat dilarikan ke RS Efarina Etaham, Karo), Ferdinan Tarigan (32), warga Jalan Pales 7 A, Nomor 37 (korban selamat dilarikan ke RSUP H Adam Malik Medan).

Layani Bangun (58), warga Sekoci Besitang (meninggal dunia dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan), Novita Sari Sembiring Meliala (29), warga Sekoci Besitang (meninggal dunia dibawa ke RSUP H Adam Malik Medan), Armando Sebayang (31), warga Jalan Parang IV (meninggal dunia).

Begitu kejadian, warga sekitar langsung turun ke lapangan berusaha memberi bantuan sekaligus melapor ke Polsek Pancurbatu dan Camat Sibolangit. Tak lama kemudian, personil Poslantas Polsek Pancurbatu dibantu Satlantas Polrestabes Medan tiba di lokasi untuk melakukan penanganan.

Seluruh korban yang tewas dan luka-luka langsung dievakuasi ke rumah sakit. Namun, mengingat hujan belum berhenti, proses pembersihan longsor terpaksa ditunda. Akibatnya, arus lalu lintas baik dari Medan menuju Tanah Karo maupun sebaliknya terputus.

Atas permintaan Camat Sibolangit Febri Gurusinga SSTP MSP, Kapolsek Pancurbatu Kompol Dedy Dharma SH dan Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Sonny W Siregar, Sabtu malam, alat berat excavator dan truk dari CV Key-Key diturunkan ke lokasi kejadian untuk membersihkan tumpukan longsor. Namun, pembersihan longsor masih terkendala karena hujan yang berkepanjangan.

Proses pembersihan longsor dilanjutkan, Minggu (24/10) pagi. Dengan menggunakan alat berat tersebut, sekira pukul 14.00 WIB sebagian tumpukan longsor yang menutupi badan jalan telah dibersihkan, sehingga arus lalu lintas berangsur bisa dikendalikan personel polisi meski dengan sistem buka tutup (satu arah) secara bergantian.

Sedangkan, Febri Gurusinga mengatakan atas nama pemerintah Kecamatan Sibolangit mengapresiasi bantuan dari CV Key-Key yang telah menurunkan alat beratnya untuk proses pembersihan material longsor di Sibolangit.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Setia Bije Gurusinga atas bantuan yang telah diberikan, sehingga tumpukan longsor di lokasi kejadian bisa dibersihkan. Dan arus lalu lintas yang semula lumpuh total, kini bisa kembali lancar," ucapnya.

Dirawat
Terpisah, korban longsor yang masuk ke Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) H Adam Malik sebanyak empat orang, antara lain, tiga orang meninggal dunia (dua perempuan dan satu laki-laki) dan satu orang lagi laki-laki patah lengan.

"Laki-laki patah lengan kanan berinisial FT 31 tahun, warga Simalingkar, kondisinya secara umum stabil dan dirawat di ruang Rindu B," kata Sub Koordinator Hukum, Organisasi dan Humas RSUP H Adam Malik, Rosario Dorothy Simanjuntak MIKom.

Terluka
Sementara itu, AKBP Sonny W Siregar kepada wartawan, Minggu (24/10) mengatakan, seluruh pekerjaan pembersihan material longsor di titik Tirtanadi-Sembahe sudah selesai.

"Akses jalur Medan-Berastagi dan sebaliknya sudah dibuka penuh. Namun kami masih tetap mengimbau warga (pengendara -red) agar tetap berhati-hati, terutama pada titik longsoran Tirtanadi. Kondisi tebing masih sangat labil sekali," ungkapnya.

Minggu sekira pukul 11.45 WIB sambungnya, masih terjadi longsoran kecil. Setelah diamati lebih detail terdapat aliran air dari bekas longsoran.

"Untuk saat ini arus lalulintas padat merayap. Seluruh kekuatan dikerahkan untuk menghindari kemacetan yg terlalu lama," jelasnya.

Kasat menambahkan, saat terjadi longsor susulan, seorang anggota Polantas terluka akibat terkena material saat memberikan bantuan kepada korban tertimpa longsor di Tirtanadi.

"Aiptu Zulfikar Unit Turjawali Sat Lantas Polrestabes Medan pada Sabtu malam mengalami luka cukup parah di kaki karena tidak dapat menyelamatkan diri saat terjadi longsor susulan (kedua) dan berusaha menolong para korban. Saat ini anggota Polantas itu masih dalam perawatan dan kondisi stabil," pungkasnya. (SS6/A14/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com