Singapura Deportasi Hendra Subrata Terpidana Kasus Pembunuhan Berencana

* Kejagung Langsung Eksekusi

129 view
Singapura Deportasi Hendra Subrata Terpidana Kasus Pembunuhan Berencana
Foto: Melly Meiliani/kumparan
Buronan kasus pembunuhan Hendra Subrata. 
Jakarta (SIB)
Pemerintahan Singapura melalui pihak imigrasi mendeportasi Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai Terpidana 4 tahun penjara kasus percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo, ke Indonesia.

"Buronan Kejaksaan Republik Indonesia yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Kejaksaan Negeri Jakarta Barat atas nama Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai, yang saat ini berada di Singapura dengan menggunakan paspor atas nama Endang Rifai akan segera dideportasi dan dieksekusi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI, Leornad Eben Ezer Simanjuntak di Jakarta, Kamis (24/6).

Terbongkarnya keberadaan Hendra di Singapura itu, diketahui setelah pihak imigrasi memberikan informasi kepada Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura, bahwa ada seseorang WNI yang bernama Endang Rifai (ER) berada di KBRI Singapura.yang ingin memperpanjang paspornya.

"Dihubungi oleh Atase Kejaksaan pada KBRI Singapura dan disampaikan bahwa ada seseorang WNI yang bernama Endang Rifai (ER) berada di KBRI Singapura, hendak memperpanjang paspornya," ujarnya.

Tidak mau membuang waktu berlama-lama atase KBRI di Singapura langsung menelusuri Endang Rifai. Pada akhirnya, diketahui yang bersangkutan adalah orang yang sama dengan seorang WNI yang bernama Hendra Subrata alias Anyi dan merupakan Terpidana yang masuk dalam buronan (DPO) Kejaksaan Republik Indonesia cq. Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

Leonard menjelaskan dalam persidangan, Hendra Subrata alias Anyi alias Endang Rifai divonis majelis hakim telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan percobaan pembunuhan terhadap korban Herwanto Wibowo sebagaimana diatur dalam Pasal 338 KUHP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP dengan pidana penjara selama 4 tahun.

"Bapak Jaksa Agung Republik Indonesia tanggal 19 Februari 2021 telah berkomunikasi dan meminta bantuan duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Indonesia untuk Singapura agar dapat membantu pemulangan buronan Terpidana Hendra ke Indonesia," tegasnya.

Ditambahkan, Kapuspenkum Kejagung yang akrab dipanggil Leo, semula direncanakan pemulangan DPO Terpidana Hendra dilakukan bersamaan dengan pemulangan Buronan Terpidana Adelin Lis dengan mengunakan pesawat khusus yang telah dipersiapkan Kejaksaan Republik Indonesia (pesawat Charter).

"Deportasi terhadap Terpidana Hendra direncanakan pada hari Sabtu tanggal 26 Juni 2021," pungkasnya.(H3/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Tag:Kejagung
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com