Skema Dana Pensiun ASN Mau Dirombak, Ketum PKB: Pemerintah Nggak Bisa Sembarangan


215 view
Skema Dana Pensiun ASN Mau Dirombak, Ketum PKB: Pemerintah Nggak Bisa Sembarangan
Foto: Goklas Wisely
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar

Jakarta (SIB)

Pemerintah berencana merombak skema anggaran pensiun untuk aparatur sipil negara (ASN) dari sistem pay as you go menjadi fully funded. Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar angkat suara terhadap rencana tersebut.


Menurut pria yang akrab disapa Gus Muhaimin ini, pemerintah tidak bisa sembarang mengubah skema pembayaran uang pensiun PNS dan TNI/Polri. Sebab, nantinya aparatur baru yang dipertaruhkan.


"Saya kira pemerintah nggak bisa sembarang, apalagi coba-coba mengubah skema dana pensiun. Taruhannya nanti para aparatur sipil, terutama yang baru-baru. Jadi perlu dikaji betul rencana itu," kata Gus Muhaimin dalam keterangan tertulis, Senin (29/8).


Selain mendorong kajian komprehensif terkait pembayaran ASN, Gus Muhaimin juga meminta pemerintah mencari skema alternatif pembiayaan lain dan mempertimbangkan masukan dari pakar.


"Skema alternatif saya kira perlu juga dicari untuk memastikan skema pembayaran pensiunan yang baru dapat menjaga APBN tetap sustainable. Satu lagi, pemerintah jangan tutup mata dengan masukan pakar-pakar ekonomi," terangnya.


Kendati demikian, ia tidak menampik sisi positif yang ditawarkan dari skema fully funded. Diketahui dana ASN dengan skema fully funded berasal dari iuran penuh yang dilakukan antara pemerintah dengan pegawai.


"Skema ini sebetulnya ada bagusnya juga, besaran dana pensiun nantinya bisa ditentukan dan disesuaikan sendiri oleh pegawai. Kalau mau pensiunnya besar, ya pegawai harus menabung lebih besar," ungkapnya.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com