Stafsus Jokowi: PBNU Era Miftachul Akhyar-Gus Yahya Makin Inklusif


110 view
Stafsus Jokowi: PBNU Era Miftachul Akhyar-Gus Yahya Makin Inklusif
(Dok. Istimewa)
Stafsus Presiden, Aminuddin Ma'ruf 
Jakarta (SIB)
Stafsus Presiden, Aminuddin Ma'ruf, menilai PBNU di bawah kepemimpinan Rais Aam Miftachul Akhyar dan Ketua Umum Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) makin inklusif. Salah satu kebijakan yang diapresiasi adalah masuknya tokoh-tokoh perempuan di kepengurusan.

"PBNU semakin inklusif dengan mengakomodasi para tokoh perempuan berpengaruh untuk tampil di kepengurusan.

Kebijakan yang patut diapresiasi di mana isu-isu perempuan mulai dari kesetaraan gender sampai dengan pemberdayaan perempuan tidak hanya menjadi isu global, tetapi juga menjadi isu sentral dalam permasalahan global," kata Amin dalam keterangan tertulis, Kamis (13/1).

"Gus Yahya sangat responsif dengan persoalan mutakhir yang bersinggungan dengan kepentingan untuk menjaga martabat perempuan. Mengingat isu mutakhir domestik sangat bersinggungan dengan perempuan mulai dengan isu kekerasan terhadap perempuan sampai dengan pemberdayaan ekonomi perempuan," sambung Amin.

Amin mengatakan tampilnya Bu Nyai di kepengurusan PBNU bakal memberikan warna baru dan peran positif. Terlebih lagi, kata dia, ada nama-nama besar yang masuk di PBNU.

"Apalagi banyak nama-nama yang masuk seperti Nyai Shinta Abdurrahman Wahid, Nyai Hj Nafisah Ali Maksum, sampai dengan Nyai Hj Khofifah Indar Parawansa sudah membuktikan kesuksesan menjadi pemimpin sampai dengan tokoh yang paling gigih terhadap isu-isu perempuan," ujar Amin.

Lebih lanjut, Amin mengatakan keputusan Miftachul Akhyar dan Gus Yahya melibatkan tokoh perempuan di PBNU menyuntikkan semangat bagi para santriwati dan pemuda-pemudi NU. Menurut Amin, hal itu akan menjadikan inspirasi bagi santriwati untuk memulai berkarya tanpa ada lagi sekat dan bias gender.

"Optimis atas masuknya para Bu Nyai di kepengurusan NU di bawah kepengurusan Kiai Miftahul Akhyar dan Gus Yahya untuk menjadikan NU sebagai episentrum pembangunan SDM Perempuan NU yang berkualitas serta NU sebagai episentrum pembangunan dan pemberdayaan ekonomi perempuan," tutur Amin.

Sebelumnya, Gus Yahya mengumumkan daftar pengurus PBNU periode 2022-2027. Sejumlah tokoh nasional masuk kepengurusan. (detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com