Kamis, 25 Juli 2024

Status MenPAN-RB Ad Interim Tito Karnavian Berakhir Hari Ini

Redaksi - Jumat, 15 Juli 2022 09:13 WIB
465 view
Status MenPAN-RB Ad Interim Tito Karnavian Berakhir Hari Ini
(Foto: Dok. Kemendagri)
Tito Karnavian 
Jakarta (SIB)
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian ditunjuk menjadi Menteri PAN-RB setelah Tjahjo Kumolo meninggal dunia.

Masa jabatan MenPAN-RB ad interim itu bakal berakhir hari ini. Lalu jabatan MenPAN-RB ad interim bakal diperpanjang atau bakal ada menteri definitif?

Dihimpun, Kamis (14/7), penunjukan Tito menjadi MenPAN-RB itu berdasarkan surat B-596/M/D-3/AN.00.03/07/2022 yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara.

Tito ditunjuk menjadi pengganti sementara setelah MenPAN-RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia pada Jumat (1/7).[br]



Berdasarkan surat tersebut, Tito Karnavian menjadi MenPAN-RB ad interim pada 4 Juli hingga 15 Juli 2022. Sebelum Tito, MenPAN-RB ad interim dijabat Menko Polhukam Mahfud Md yang menggantikan sementara Tjahjo saat sakit.

Siapa Pengganti Tjahjo?

Presiden Jokowi sudah buka suara mengenai pengganti Tjahjo Kumolo. Jokowi mengatakan proses pengisian jabatan MenPAN-RB masih dalam proses.

"Belum, masih dalam proses semuanya, kita juga menunggu, masih dalam suasana duka," kata Jokowi kepada wartawan di Subang, Jawa Barat, Selasa (12/7).

Sejumlah pihak juga sudah memberikan tanggapan terkait pengganti Tjahjo Kumolo. Salah satunya PDIP.

PDIP menyampaikan soal pengganti Tjahjo diserahkan kepada Presiden Jokowi. PDIP mengaku punya stok kader pengganti Tjahjo.[br]



"Siapa pun penggantinya, bagi kita, PDIP kan masih sedang dalam suasana berduka. Jadi kita serahkan kepada Pak Jokowi," kata Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat kepada wartawan di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (4/7).

Terkait apakah kursi MenPAN-RB akan tetap diisi oleh kader PDIP, Djarot mengatakan hal itu bergantung pada keputusan Jokowi dan penugasan dari Ketum Megawati Soekarnoputri.

Menurut dia, pengganti Tjahjo merupakan kader yang telah berpengalaman di dalam tata kelola pemerintahan.

"Ya itu tergantung Pak Jokowi juga, Ketum untuk penugasan. Sifatnya penugasan. Kalau you tanya apakah PDIP ada kader? Banyak. Artinya apa, mereka-mereka ini kan harus sudah memahami, sudah punya pengalaman di dalam tata kelola pemerintahan," ujar Djarot.

Djarot kemudian menyebutkan sejumlah nama. Dia menyebut ada Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang berpeluang menggantikan Tjahjo Kumolo.[br]



"Kita banyak stok, ada Pak Ganjar, ada Pak Olly, sebagai gubernur. Jadi kita banyak stok yang baik-baik lagi, belum lagi kepala daerah kita yang di kabupaten/kota maupun provinsi dan sebagainya. Jadi stok kader di PDIP mencukupi, karena kita rutin sistematis berkelanjutan mengadakan sekolah partai dan kaderisasi yang salah satunya adalah ini," ujar mantan Gubernur DKI itu.

Djarot juga tak menutup kemungkinan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dan Wakil Ketua MPR Fraksi PDIP Ahmad Basarah bisa menggantikan Tjahjo Kumolo di posisi MenPAN-RB.

Meski demikian, Djarot sekali lagi menegaskan urusan pengganti Tjahjo Kumolo sesuai kewenangan Jokowi dan penugasan Megawati.

"Pak Hasto juga bisa. Artinya apa, kita banyak stok, Pak Basarah juga bisa, kita banyak stok ya, dari PDIP banyak stok. Pak Basarah oke, Pak Hasto oke, tergantung kepada dari penugasan. Yang punya kewenangan itu Ibu Ketum, tapi yang menentukan siapa, Presiden, karena yang menentukan itu Presiden. Yang jelas adalah partai akan mendukung penuh tugas-tugas dari Presiden dan menyukseskan program-program beliau sampai dengan akhir masa jabatan," lanjut dia. (detikcom/f)




Sumber
: Koran SIB
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tim Sumut Raih Juara 3 Senam Kreasi Piala Ibu Negara 2024 di Jakarta
Pemko Tebingtinggi Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Secara Virtual
Wabup Labura Ikuti Rakor Persiapan Pilkada Serentak di Medan
Rakor Persiapan Pilkada Serentak, Menkopolhukam Sebut Sinergitas Kunci Stabilitas
Fatoni Pastikan Pemprov Sumut Telah Realisasikan 100 Persen Dana Hibah Pilkada
Wali Kota Medan Bobby Nasution Ditegur Mendagri
komentar
beritaTerbaru