Stok APD Menipis, Jokowi: Utamakan Produk Dalam Negeri


217 view
Stok APD Menipis, Jokowi: Utamakan Produk Dalam Negeri
Foto: Muchlis Jr/Biro Pers Setpres
Presiden Jokowi 
Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan ada kelangkaan stok alat pelindung diri (APD) bagi tenaga medis untuk menangani virus corona (COVID-19). Jokowi meminta dilakukannya percepatan pengadaan dengan mengutamakan produksi dalam negeri.

"Laporan yang saya terima sampai hari ini, stok APD makin terbatas dan perhitungan menunjukkan kurang-lebih 3 juta APD hingga akhir Mei dan itu saya minta dilakukan percepatan pengadaan untuk APD dan saya juga minta agar digunakan produk dalam negeri," ujar Jokowi dalam rapat terbatas yang disiarkan di channel YouTube Sekretariat Presiden, Senin (30/3).

Ada 18 perusahaan dalam negeri yang memproduksi APD. Jokowi meminta adanya kemudahan untuk mengimpor bahan baku pembuatan APD.

"Karena data yang saya terima ada 18 perusahaan APD di negara kita. Dan untuk mendukung produksi APD saya minta diberikan kemudahan bahan baku yang masuk dari impor. Berikan kemudahan," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan pemerintah pusat sudah mengirimkan 165 ribu APD dan dibagikan kepada provinsi secara proporsional. Dari perhitungan, dibutuhkan sampai 3 juta unit APD sampai akhir Mei 2020. Jokowi meminta distribusi APD dikirimkan ke rumah sakit dan unit layanan kesehatan yang membutuhkan di daerah masing-masing.

"Pada 23 Maret lalu, pemerintah pusat telah mengirimkan 165.000 APD ke setiap provinsi. Saya minta ini betul-betul dipantau, dari provinsi harus segera dikirim, ditransfer lagi ke RS-RS yang ada di daerah sehingga bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik pada masyarakat," kata Jokowi.

Distribusikan
Sementara itu, Pemerintah telah mendistribusikan 191 ribu set alat pelindung diri (APD), 12 juta masker bedah, dan 133 ribu masker N95 ke unit kesehatan di daerah untuk menangani virus corona (COVID-19). Di samping itu, 425 ribu kit sudah dikirim untuk rapid test virus corona.

"Sampai dengan hari ini, pemerintah telah mengadakan APD sebanyak 191.660 set dan terdistribusi ke seluruh provinsi dan rumah sakit yang membutuhkan, masker bedah 12.272.500 buah sudah terdistribusi juga, masker N95 133.640 buah juga sudah terdistribusi, rapid test sebanyak 425.000 sudah terdistribusi," kata Juru Bicara Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto dalam siaran di channel YouTube BNPB, Senin (30/3).

"Oleh karena itu, kita akan tetap berupaya secara maksimal memenuhi kebutuhan pokok ini di dalam kaitan untuk penanganan kasus COVID-19," imbuhnya. (detikcom/f)

Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com