Sumut Peringkat 13 Tangani Kasus Covid-19 di Indonesia

Total Terpapar Virus Corona 27.548, Meninggal 918 Orang

119 view
(Foto: AFP)
Ilustrasi pasien Covid-19. 
Medan (SIB)
Provinsi Sumatera Utara (Sumut) peringkat ke 13 menangani kasus positif dalam perawatan, sembuh dan meninggal akibat Covid-19 di Indonesia. Sedangkan DKI Jakarta peringkat pertama, Jawa Barat peringkat kedua dan Jawa Tengah peringkat ketiga.

"Peringkat 13 itu pertanggal 2 April 2021 dengan total kasus 27.484 orang, kasus aktif 2.406 orang, sembuh 24.163 orang, meninggal 915 orang," kata Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sumut dr Aris Yudhariansyah MM, Sabtu (3/4) seperti dilansir dari hariansib.com.

Ia menambahkan, sasaran tenaga kesehatan (nakes) vaksinasi di Sumut sebanyak 71.058 orang. Pencapaian nakes yang sudah divaksin dosis I sebanyak 69.607 orang atau 97.96% dan dosis II sebanyak 61.138 orang atau 86.04%.

Pelayan publik 879.798 orang, pencapaian vaksin I sebanyak 152.467 orang atau 17.33% dan vaksin II sebanyak 49.136 orang atau 05.58%. Sasaran lansia 1.279.122 orang, pencapaian vaksin I sebayak 47.774 orang atau 03.73% dan vaksin II sebanyak 1.816 orang atau 0.14%.

Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19 di Sumut masih bertambah. Kasus baru berdasarkan data harian yang diterima, Sabtu (3/4), bertambah 64 orang dari sehari sebelumnya 61 orang.

Angka kesembuhan menurun 78 orang dari sehari sebelumnya 81 orang dan kasus meninggal kembali bertambah 3 orang. Kasus baru didapatkan dari 2 kabupaten/kota, angka kesembuhan dari 6 kabupaten/kota, dan kasus meninggal dari 2 kabupaten/kota.

Aris mengatakan, total kasus 27.548 orang, sehari sebelumnya 27.484 orang, jumlah kesembuhan 24.241 orang, sehari sebelumnya 24.163 orang. "Jumlah meninggal 918 orang, sehari sebelumnya 915 orang," ujarnya.

Ia mengatakan kasus baru terbanyak didapatkan dari Medan 39 orang, Deliserdang 25 orang, Asahan 2 orang. Kasus kesembuhan dari Medan 62 orang, Deliserdang 10 orang, Asahan 3 orang, Simalungun, Labuhanbatu dan Serdang Bedagai masing-masing 1 orang.

"Kasus meninggal dari Deliserdang 2 orang dan Medan 1 orang. Kasus suspek kembali berkurang 6 orang, jumlahnya 831 orang dari sehari sebelumnya 837 orang," ungkap Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut ini.

Ia menyampaikan kasus Covid-19 di Medan 14.466 orang setelah bertambah 39 orang, sehari sebelumnya 14.427 orang, jumlah kesembuhan 12.906 orang setelah bertambah 62 orang, sehari sebelumnya 12.844 orang, kasus meninggal bertambah 1 orang, jumlahnya menjadi 438 orang dari sehari sebelumnya 437 orang.

Menurun
Sementara itu, 42 rumah sakit di Sumut merawat pasien Covid-19 dengan status suspek maupun kasus konfirmasi pertanggal 3 April 2021. Jumlah pasien dirawat rumah sakit itu perharinya mengalami penurunan maupun pertambahan.

"Namun, jumlah pasien hari ini kembali menurun menjadi 834 orang dari sehari sebelumnya 840 orang. Pasien positif 649 orang, suspek 185 orang dan isolasi mandiri 1.740 orang," ujarnya.

Sedangkan di Medan ada 19 rumah sakit yang merawat pasien yakni RSUP H Adam Malik 36 orang yang terbagi positif 28 orang, suspek 8 orang, RS Elisabeth 25 orang, positif 20 orang, suspek 5 orang, RS Columbia Asia positif 41 orang, positif 36 orang, suspek 5 orang.

RS Bunda Thamrin 189 orang, positif 167 orang, suspek 22 orang, RSUD Dr Pirngadi 16 orang, positif 1 orang dan suspek 15 orang, RS Murni Teguh 55 orang, positif 52 orang, suspek 3 orang, RS Martha Friska Multatuli 57 orang, positif 46 orang, suspek 11 orang.

RS Siloam 20 orang positif, RS Bina Kasih 37 orang, positif 25 orang, suspek 12 orang, RS Putri Hijau 12 orang positif, RS Royal Prima 99 orang, positif 77 orang, suspek 22 orang, RS Mitra Sejati 13 orang, positif 9 orang, suspek 4 orang, RS Mitra Medika Amplas 20 orang, positif 11 orang, suspek 9 orang.

RS Estomihi 7 orang, positif 5 orang, suspek 2 orang, RS Prima Husada Cipta 6 orang positif RS Sundari 3 orang, positif 1 orang, suspek 2 orang, RSKG Rasyida 1 orang positif, RS Madani 2 orang suspek, RS Bhayangkara 4 orang positif. (SS6/d)
Penulis
: Redaksi
Sumber
: Hariansib.com edisi cetak
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com