TNI-Polri Baku Tembak dengan KKB di Papua, 3 Polisi Tertembak 1 Tewas

* TNI Siap Tangkap Seluruh KKB Papua

179 view
Mindra Purnomo/detikcom
Ilustrasi kelompok kriminal bersenjata di Papua
Mimika (SIB)
Baku tembak antara TNI-Polri dan kelompok kriminal bersenjata (KKB) terjadi di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua. Satu polisi gugur dan dua lainnya terluka.

"(Korban polisi) yang satu tidak terlalu parah, yang kedua itu kenanya di punggung dan langsung dilakukan langkah operasi. Yang satu lagi meninggal dunia," kata Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri saat dimintai konfirmasi, Selasa (27/4).

Mathius menjelaskan, ketiga anggota yang ditembak KKB tergabung dalam Satgas Penegakan Hukum Operasi Nemangkawi. Kini ketiga korban telah dievakuasi ke Mimika.

"Semua korban sudah kita evakuasi ke Mimika. Korban anggota yang tergabung dalam Satuan Tugas Penegakan Hukum. Kita tetap melakukan pengejaran, aparat TNI-Polri tidak akan mundur selangkah pun," tegas Mathius.

Berdasarkan informasi, lima anggota KKB juga tewas dalam baku tembak ini. "Untuk yang (lima anggota KKB tewas) masih menunggu konfirmasi," ucap Wakapolda Papua Brigjen Eko Rudi Sudarto dalam kesempatan terpisah.

Masih dari informasi yang dihimpun, baku tembak terjadi pukul 08.00 WIT di sekitar Markas Lumawi, Kampung Makki, Distrik Ilaga Utara, Kabupaten Puncak. Aparat saling tembak dengan kelompok KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

Berikut 3 nama polisi yang tertembak: Bharada I Komang (gugur), Ipda Naton Tonapa (luka), Bripka Moh. Syaifudin (luka)

Pantauan di RSUD Mimika, ketiga korban telah tiba. Tampak polisi berjaga di sekitar IGD RSUD Mimika. Sementara itu, wartawan belum diperkenankan mendekat ke IGD.

Jenazah korban saat ini disemayamkan di kamar jenazah RSUD Mimika.

Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata mengatakan, korban telah dievakuasi ke Timika. Sementara dua orang yang terluka dirawat.

Era mengatakan, wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, telah dikuasai penuh olah aparat TNI-Polri. Namun pihaknya terus melakukan penegakan hukum dan mengejar pelaku.

"Sepenuhnya Ilaga sudah dikuasai aparat, namun demikian perlu adanya penegakan hukum, dan terjadilah kontak," kata Era didampingi Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia saat ditemui di RSUD Mimika, Selasa (27/4).

Era menambahkan, selain korban di pihak aparat, pihaknya memastikan ada korban di kelompok KKB. Dia mengatakan kontak tembak di Ilaga melibatkan KKB pimpinan Lekagak Telenggen.

"Selain korban di pihak aparat saya pastikan ada korban di pihak KKB, ada 5 orang atau lebih anggota KKB yang menjadi korban, tapi kami belum bisa mengidentifikasi korban," kata Era.

Setelah dilakukan pembersihan, korban akan disemayamkan di Mako Brimob Detasemen B Timika dan akan dilakukan upacara pelepasan dan selanjutnya akan dikirim ke Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel).
"Korban akan dikirim ke Palembang," ujarnya.

Siap Tangkap
Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayor Jenderal TNI Achmad Riad menegaskan, TNI siap membantu polisi menangkap seluruh anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua. Pernyataan ini sebagai respons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Intinya, kami (TNI) siap menangkap seluruh anggota KKB. Kami menunggu keputusan politik Presiden Jokowi selanjutnya," kata Mayjen Achmad Riad seperti dilansir Antara, Selasa (27/4/2021).

Presiden Jokowi sebelumnya memerintahkan Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo untuk mengejar dan menangkap seluruh anggota KKB di Papua.

Selama ini, lanjutnya, TNI dan Polri sudah bekerja sama secara baik untuk menangkap anggota KKB di Papua yang sering menembak aparat negara dan warga, bahkan hingga menghilangkan nyawa mereka, dengan cara yang kejam.

Tentang kemungkinan operasi besar-besaran di Papua untuk menangkap seluruh anggota kelompok bersenjata, kata Riad, TNI tetap menunggu keputusan politik selanjutnya dari pemerintah. (detikcom/c)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com