Maroko Buat Kejutan Kalahkan Belgia, Kosta Rika Taklukkan Jepang

Tanpa Neymar, Brazil Andalkan Richarlison Hadapi Swiss

* Ronaldo Andalan Portugal vs Uruguay

328 view
Tanpa Neymar, Brazil Andalkan Richarlison Hadapi Swiss
Foto Reuters
CETAK GOL: Pemain Maroko Zakaria Aboukhlal (kanan) melepaskan tembakan keras untuk mencetak gol ke gawang Belgia pada laga lanjutan Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Al Thumama, Minggu (27/11). Maroko menang 2-0. 

Jakarta (SIB)

Maroko membuat kejutan usai mengalahkan tim kuat Belgia 2-0 pada laga lanjutan Grup F Piala Dunia 2022 di Stadion Al Thumama, Minggu (27/11) malam WIB.


Hasil ini membuat Maroko belum terkalahkan dari dua laga dengan koleksi 4 poin. Sementara Belgia baru mengumpulkan 3 poin.


Belgia sebenarnya mendominasi di laga ini. Namun, unggul penguasaan bola tak dibarengi dengan produktivitas untuk mencetak gol. Bahkan, Maroko yang bermain lebih sabar justru beberapa kali membahayakan gawang Belgia.


Sejak awal laga, Belgia tampil menekan. Setidaknya tiga peluang didapat Belgia dari Kevin De Bruyne, Amadou Onana, dan Thomas Meunier yang belum berbuah gol pada 20 menit awal pertandingan.


Maroko coba membalas. Hakim Ziyech melepaskan tembakan spekulasi dari luar kotak penalti yang masih berada di atas mistar gawang Thibaut Courtois pada menit ke-21.


Sebelum jeda, Maroko sempat unggul setelah Ziyech membobol gawang Courtois lewat tendangan bebas.


Namun gol itu dianulir oleh wasit setelah mengecek Video Assistant Referee (VAR). Gol dianulir karena Romain Saiss dianggap mengganggu penglihatan Courtois saat coba membaca arah bola Ziyech.


Usai turun minum, permainan terbuka dilakukan kedua tim. Belgia menurunkan Youri Tielemans dan Dries Mertens.


Kemudian Maroko juga melakukan melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Abdelhamid Sabiri, Yahya Attia Allah, Zakaria Aboukhlal, dan Abderazak Hamdallah.


Pergantian ini tepat bagi Maroko. Sabiri berhasil mengirim bola masuk ke gawang lewat tendangan bebas dari sudut yang sempit.


Maroko berhasil memimpin 1-0 di menit ke-73. Saat injury time, Maroko menggandakan keunggulan.


Dalam skema serangan balik, Ziyech mengirim bola pada Zakaria Aboukhlal yang langsung melepaskan tembakan keras ke arah gawang. Skor 2-0 menutup laga untuk kemenangan Maroko.


KOSTA RIKA TAKLUKKAN JEPANG

Kosta Rika mengalahkan Jepang 1-0 pada laga lanjutan Grup E Piala Dunia 2022 di Stadion Ahmed bin Ali, Al Rayyan, Minggu (27/11) malam WIB. Hasil ini membuat persaingan di Grup E menjadi panas, karena sebelumnya Jepang mengalahkan Jerman 2-1.

Nasib buruk menimpa Jepang di laga ini. Dari 8 tembakan ke gawang lawan, tak satu pun berbuah gol. Berbanding terbalik dengan Kosta Rika. Satu-satunya tembakan ke gawang justru berbuah gol.


Dominasi Jepang sudah terlihat sejak awal laga. Jepang memegang kendali permainan di 15 menit awal. Namun begitu anak asuh Hajime Moriyasu kesulitan untuk menciptakan peluang berbahaya karena solidnya pertahanan Kosta Rika.


Setelah itu Kosta Rika mulai berani keluar memberikan tekanan. Dimotori Joel Campbell, Kosta Rika sesekali menguji pertahanan Jepang yang digalang Maya Yoshida.


Pada menit ke-35, Kosta Rika coba menebar ancaman. Namun tembakan kaki kiri Campbell masih belum menemui sasaran. Peluang Jepang lewat Wataru Endo masih bisa diblok pemain bertahan Kosta Rika. Babak pertama berakhir tanpa ada satu pun gol yang tercipta.


Babak kedua, Jepang tetap mendominasi. Beberapa peluang masih gagal. Kosta Rika yang minim melancarkan serangan di luar dugaan berhasil unggul lebih dulu. Kesalahan pemain belakang Jepang berujung petaka di menit ke-81.


Tembakan kaki kiri Kesyher Fuller dari dalam kotak penalti lebih dulu membentur punggung pemain Jepang sebelum menembus gawang. Skor 1-0 untuk Kosta Rika.


Setelah itu Jepang terus menekan tetapi hingga laga usai Kosta Rika bisa mempertahankan keunggulan untuk meraih tiga poin pertama mereka.


TANPA NEYMAR

Timnas Brazil akan menghadapi Timnas Swiss di Stadium 974 pada matchday 2 Grup G Piala Dunia 2022. Pertandingan ini dijadwalkan kick-off, Senin (28/11), pukul 23:00 WIB.


Laga ini sepertinya bakal berlangsung ketat. Sebab, Brazil maupun Swiss sama-sama berpeluang mengunci kelolosan ke babak 16 besar. Syaratnya, mereka harus menang.


Pada laga pertama, Brazil menaklukkan Serbia 2-0. Richarlison, yang di awal turnamen sempat diragukan oleh beberapa pihak, membuktikan kepantasannya dengan memborong kedua gol Brazil.


Salah satunya bahkan berupa gol spektakuler dengan tendangan akrobatik. Namun, kemenangan itu harus dibayar mahal oleh Brazil dengan cederanya Neymar.


Dokter tim menjelaskan kalau dua bintang yakni Neymar dan Danilo masih dalam masa penyembuhan akibat cedera.


"Neymar dan Danilo dievaluasi ulang hari ini dan melewati evaluasi fisik, kami rasa penting bagi mereka untuk menjalani MRI," kata dokter Brazil, Rodrigo Lasmar dilansir dari laman resmi FIFA.


"Pemindaian menunjukkan cedera ligamen lateral pada pergelangan kaki kanan Neymar, disertai pembengkakan tulang kecil, dan cedera ligamen medial pada pergelangan kaki Danilo. Tapi mereka tetap dalam perawatan, dengan tujuan agar bisa kembali tepat waktu untuk melanjutkan kompetisi ini," tuturnya menambahkan.


Meski begitu, skuat Brazil masih dihuni oleh banyak bintang. Posisi Danilo kemungkinan akan diisi oleh bek kanan senior, Dani Alves.


Kemudian posisi Neymar bakal digantikan oleh bintang Manchester United, Antony. Untuk ujung tombak, Richarlison tentu akan kembali menjadi andalan Brazil demi membobol gawang Swiss.


"Richarlison bilang dia butuh bola. Saat bermain melawan barisan lima, itu semakin sulit. Dia berada di antara para bek, ditandai dengan baik dan sulit untuk menemukannya. Tapi kami tahu, semua orang tahu kualitas Richarlison. Dia mencium gol, dia mencari gol, dia selalu mencarinya. Dia pemain hebat," ujar Casemiro, gelandang Brazil.


Sama seperti Brazil, Swiss juga menang di laga pertamanya. Swiss menjinakkan Kamerun 1-0 melalui gol tunggal Breel Embolo.


Dalam laga tersebut, kiper Yann Sommer juga berjasa besar dengan lima penyelamatannya. Swiss pun tercatat tak pernah kalah dalam laga-laga pertamanya di enam Piala Dunia terakhir mereka.


Jika Brazil menang atas Swiss, sementara Serbia menang atau imbang lawan Kamerun, maka Brazil akan lolos ke babak 16 besar. Swiss sendiri dihadapkan pada skenario serupa.


Jika Swiss bisa mengalahkan Brazil, sedangkan Kamerun menang atau imbang lawan Serbia, maka Swiss akan lolos ke babak 16 besar dengan satu laga tersisa.


Perkiraan Susunan Pemain:

Brazil (4-2-3-1): Alisson; Alex Sandro, Thiago Silva, Marquinhos, Dani Alves; Casemiro, Fred; Vinicius Junior, Antony, Raphinha; Richarlison.


Swiss (4-2-3-1): Yann Sommer; Ricardo Rodriguez, Nico Elvedi, Manuel Akanji, Silvan Widmer; Granit Xhaka, Remo Freuler; Ruben Vargas, Djibril Sow, Xherdan Shaqiri; Breel Embolo.


PORTUGAL VS URUGUAY

Portugal vs Uruguay akan bertemu di matchday 2 Grup H Piala Dunia 2022. Laga yang digelar di Lusail Stadium, Selasa (29/11) pukul 02.00 WIB ini menjadi menarik karena menanti duel antara Cristiano Ronaldo vs Luis Suarez.


Jelang laga nanti Portugal sedikit berada di atas angin berkat hasil laga pertama. Seleccao sukses mengalahkan Ghana dengan skor 3-2. Sedangkan Uruguay bermain imbang 0-0 ketika berjumpa Korea Selatan.


Portugal dan Uruguay pernah bertemu 3 kali sebelumnya. Dua di antaranya terjadi di pertandingan uji coba yang berakhir 1-1 (tahun 1972) dan kemenangan 3-0 untuk Portugal (tahun 1966). Sedangkan laga lain terjadi di Piala Dunia 2018.


Kini di Qatar 2022, kemenangan akan menjadi bidikan demi ambisi lolos ke 16 besar. Portugal dan Uruguay punya sosok yang bisa membantu tim mewujudkan itu. Portugal punya Ronaldo sedangkan Uruguay memiliki Suarez.


Hanya saja jika bicara rekor dan performa di Piala Dunia, harus diakui Ronaldo ada di atas Suarez. CR7 baru saja mencatatkan sejarah dengan menjadi pemain yang sukses mencetak gol di 5 Piala Dunia berbeda.


Selain itu Ronaldo bermain cukup bagus saat membantu Portugal mengalahkan Ghana 3-2. Bermain selama 87 menit, Ronaldo tak hanya berperan mencetak 1 gol. Total ia melepaskan 4 tembakan dengan 2 di antaranya on target.


Hal yang sama tidak bisa dilakukan Suarez kala Uruguay bermain melawan Korea Selatan. Ia seperti mati kutu dan tak bisa melepaskan tembakan ke gawang kiper Kim Seung-gyu. Tak heran jika pelatih Diego Alonso menariknya keluar di menit 63.


Portugal jelas akan mengandalkan Ronaldo lagi di pertandingan ini. Sang kapten sedang dalam kepercayaan diri tinggi.


Pujian dari pelatih Fernando Santos seolah menjamin satu tempat bagi Ronaldo di laga berikutnya.


"Ia (Ronaldo) adalah salah satu pemain terbaik dunia. Ia juga merupakan pencetak gol ulung sepanjang sejarah. Saya kira dalam 50 tahun ke depan, orang masih akan membicarakan Ronaldo," kata Santos.


Uruguay sendiri tentu akan berharap Suarez bisa bangkit di laga ini. Alonso sendiri masih punya Cavani yang bisa diandalkan. Ketika bermain menggantikan Suarez melawan Korsel, Cavani mampu melepaskan 2 tembakan.


Perkiraan Starting XI

Portugal (4-3-3): Diogo Costa; Raphael Guerreiro, Danilo Pereira, Ruben Dias, Joao Cancelo; William Carvalho, Ruben Neves, Bernardo Silva; Joao Felix, Cristiano Ronaldo, Bruno Fernandes.


Uruguay (4-3-3): Sergio Rochet; Mathias Olivera, Jose Gimenez, Diego Godin, Martin Caceres; Matias Vecino, Rodrigo Bentancur, Federico Valverde; Darwin Nunez, Luis Suarez, Facundo Pellistri. (R17/Berbagai sumber/a)




Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com