Teka-teki Keberadaan HP Yosua Usai Penembakan di Rumah Sambo Mulai Terungkap


323 view
Teka-teki Keberadaan HP Yosua Usai Penembakan di Rumah Sambo Mulai Terungkap
Foto : Tangkapan layar YouTube/POLRI TV Radio
Daden Miftahul Haq 

Jakarta (SIB)


Ajudan Ferdy Sambo, Daden Miftahul Haq, mengaku diperintah Kompol Chuck Putranto untuk mengambil barang-barang milik Brigadir Yosua Hutabarat. Barang-barang itu awalnya berada di kamar ajudan di rumah Ferdy Sambo di Saguling.

Hal itu diungkap Daden menjadi saksi dalam sidang pembunuhan Yosua dengan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jaksel, Selasa (8/11). Mulanya, hakim bertanya siapa yang memerintahkan Daden untuk mengambil barang Yosua.

"Pak Kompol Chuck Putranto saat itu mengabari untuk membawa barang-barang almarhum ke Biro Provos," kata Daden.

Daden mengaku langsung pergi ke Saguling usai mendapat perintah. Dia mengemas barang-barang Yosua ditemani Bripka Ricky Rizal.

"Ada (barang-barang Yosua) di kamar ADC di Saguling," kata Daden.

"Saudara di situ dengan siapa?" kata hakim.

"Dengan Ricky," jawab Daden.

Daden kemudian memerinci barang-barang Yosua itu, antara lain pakaian, tas, hingga dua ponsel.

"Barang-barangnya ada baju, celana, sepatu, terus tas, handphone dalam tas ADC," ucapnya.

Bantah Ajudan

Ferdy Sambo mengklaim dirinya tidak memakai sarung tangan saat tiba di rumah dinasnya di Kompleks Polri Duren Tiga. Dia mengaku tak memakai sarung tangan saat turun dari mobil sebelum peristiwa penembakan Brigadir N Yosua Hutabarat.

"Bahwa saya tidak pernah mengenakan sarung tangan saat turun dari kendaraan," kata Sambo saat menanggapi keterangan ajudannya, Adzan Romer, yang menjadi saksi di PN Jaksel, Selasa (8/11).

Dalam kesaksiannya, Romer mengatakan dia melihat Sambo menjatuhkan senjata jenis HS di depan rumah Duren Tiga. Sambo juga membantah keterangan Romer tersebut.

"Kemudian, kedua senjata yang jatuh bukan senjata HS tapi senjata pribadi saya, Kimber Wilson yang mirip," kata Sambo.

Sebelumnya, Romer mengatakan pistol yang dibawa Sambo jatuh kurang lebih dua langkah usai turun dari mobil. Dia mengaku mau mengambilkan pistol tersebut. Namun, kata Romer, Sambo sudah mengambilnya lebih dulu.

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com