Tentara Rusia Permalukan Putin, Tembakkan Rudal Rp72 Miliar tapi Hanya Hancurkan Toilet Umum

* Biden dan 900 Lebih Pejabat AS Dilarang Masuk Rusia

183 view
Tentara Rusia Permalukan Putin, Tembakkan Rudal Rp72 Miliar tapi Hanya Hancurkan Toilet Umum
Foto : Alexander Nemenov/Pool Photo via AP, file
Presiden Rusia Vladimir Putin disebut telah dipermalukan tentara Rusia yang menembakkan rudal seharga Rp72 miliar tapi hanya menghancurkan toilet umum di pantai. 

Odesa (SIB)

Presiden Rusia Vladimir Putin disebut telah dipermalukan tentara Rusia saat melakukan serangan udara ke Odesa, Ukraina, pada pekan ini.


Rudal seharga 4 juta poundsterling atau setara Rp72 miliar yang ditembakkan tentara Rusia ternyata hanya mampu menghancurkan toilet umum di pantai.


Odesa, yang memiliki pelabuhan di Laut Hitam, berperan penting untuk ekonomi Ukraina.


Saat ini, pelabuhan tersebut tengah diblokade oleh angkatan laut Rusia.


Odesa pun menjadi target strategis bagi Rusia, dan menjadi sasaran bombardir.


Tetapi komandan militer Rusia dilaporkan bingung terhadap target mereka, dan rudal mereka malah menghancurkan toilet umum di pantai Odesa.


Penghancuran toilet umum oleh rudal Rusia itu dikonfirmasikan lewat penyataan Komando Operasional Ukraina Selatan.


“Serangan rudal lain menggunakan pesawat dilakukan di wilayah Odesa. Dengan rudal berbasis udara, musuh secara signifikan berusaha menghancurkan area udara selatan Odesa,” bunyi pernyataan itu dikutip dari Daily Star, Sabtu (21/5).


“Toilet umum pantai hancur. Terlepas dari hati nurani dan reputasi penjajah yang hilang tanpa harapan, tak ada kerugian lain,” tambahnya.


Netizen pun langsung mengungkapkan pemikiran mereka terkait insiden ini.


Bahkan mereka tanpa ragu mengejek tentara Rusia.


“Rudal balistik Rusia senilai 5 juta dolar AS (5 juta poundsterling) baru saja menghancurkan toilet di Odesa,” tulis jurnalis militer Ukraina, Mykola Vorobiov, di Twitter.


“Apa Anda tahu investasi terbaik untuk militer?” tambahnya.


Odesa merupakan kota pelabuhan air dalam terbesar di Ukraina dan memainkan peranan strategis penting bagi ekonomi negara itu secara keseluruhan.


Sekitar 70 persen total ekspor dan impor Ukraina dilakukan lewat Laut Hitam, dengan 65 persen melalui Odesa.


Dilarang Masuk Rusia

Sementara itu, Rusia memperbarui daftar panjang orang-orang yang dilarang masuk ke negaranya. Daftar itu berisi total 963 pejabat Amerika Serikat (AS) termasuk Presiden AS Joe Biden.


Dilansir CNN, Minggu (22/5), daftar itu diperbarui di mana isinya didominasi para senator AS serta para anggota DPR. Selain itu ada sejumlah nama pejabat baik yang masih menjabat atau pun mantan serta jurnalis, prajurit, advokat, hingga warga AS dalam daftar itu.


Nama aktor Morgan Freeman dan Rob Reiner turut muncul dalam daftar itu. Sekretaris Negara zaman Presiden Donald Trump yaitu Mike Pompeo turut berada di daftar tetapi nama Trump sendiri tidak ada.


Dalam sebuah pernyataan, kementerian di Rusia mengatakan orang-orang di dalam daftar itu dikategorikan sebagai mereka yang menghasut 'Rusia-phobia'. Hal ini disebut pula sebagai sanksi balasan dari Rusia untuk AS.


Pada, Sabtu (21/5) kemarin, Menteri Luar Negeri Rusia juga mengumumkan 26 nama dari Kanada yang dilarang masuk ke Rusia. Dari nama-nama itu muncul nama PM Kanada Justin Trudeau dan istrinya yang bernama Sophie Gregoire Trudeau. (Kompas TV/Detikcom/a)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: KORAN SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com