Terbukti Korupsi, Mantan Bendahara BNN Sumut Dihukum 4 Tahun Penjara


101 view
Terbukti Korupsi, Mantan Bendahara BNN Sumut Dihukum 4 Tahun Penjara
TRIBUN MEDAN/GITA
Mantan Bendahara BNN Sumatera Utara Syarifah saat mengikuti sidang vonis di Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (9/9/2021).    
Medan (SIB)
Mantan Bendahara Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut, Syarifa dihukum 4 tahun penjara karena terbukti bersalah korupsi pengelolaan pengeluaran fiktif senilai Rp 756.530.060, dalam sidang virtual di Ruang Cakra II, Pengadilan Tipikor Medan, Kamis (9/9).

Majelis hakim diketuai Syafril Batubara dalam amar putusannya menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melanggar Pasal 8 jo pasal 18 UU No 20 Tahun 2001 perubahan atas UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

"Mengadili, menjatuhkan terdakwa Syarifa oleh karenanya dengan pidana penjara selama 4 tahun, denda Rp 200 juta subsider 4 bulan kurungan," tegasnya.

Selain itu, warga Jalan Perhubungan Gang Dame, Desa Lau Dendang, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, juga dibebankan membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 756.530.060. Dengan ketentuan, setelah satu bulan perkaranya berkekuatan hukum tetap terdakwa tidak membayar, maka harta bendanya disita dan dilelang untuk negara.

"Apabila tidak mencukupi maka diganti dengan pidana penjara selama 1 tahun," kata hakim.

Atas putusan tersebut, majelis hakim memberikan waktu 7 hari kepada terdakwa maupun penuntut umum, untuk menyatakan terima atau banding. Vonis ini sama dengan tuntutan JPU, yang semula menuntut terdakwa selama 4 tahun penjara dan denda Rp200 juta subsider 6 bulan kurungan serta membayar uang pengganti sebesar Rp756.530.060, subsider 2 tahun penjara. (A17/d)


Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com