Tersangka Korupsi Pencairan Kredit Rp 10 M di BRI Diserahkan Kejati Sumut ke Kejari Kabanjahe


216 view
Tersangka Korupsi Pencairan Kredit Rp 10 M di BRI Diserahkan Kejati Sumut ke Kejari Kabanjahe
Shutterstock/re1
Ilustrasi tersangka.
Medan (SIB)
Tersangka YP, SE (pegawai/staf BRI Cab Kabanjahe), telah diserahkan penyidik Pidsus Kejati Sumut ke Jaksa Penuntut Umum(JPU) Kejari Karo pada Senin (16/8), untuk diajukan ke persidangan Pengadilan Tipikor PN Medan dalam perkara dugaan korupsi dalam pencairan kredit Rp 10 miliar.

Aspidsus Kejati Sumut melalui Kepala Seksi Penyidikan (Kasidik) Muhammad Junaidi SH MH yang ditanya wartawan, Senin (16/8), membenarkan pelimpahan perkara tersebut ke Kejari Kabanjahe, melalui penyerahan tahap II yaitu penyerahan tersangka berikut barang bukti (BB). ”Penyerahan tahap II dilakukan setelah sebelumnya berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) pada tingkat penuntutan,” ujar Kasidik.

Kasi Penuntutan pada Aspidsus Robertson yang ditanya wartawan, juga mengakui adanya penyerahan tahap II perkara dugaan korupsi di BRI Cab Kabanjahe tersebut dengan tersangkanya dua orang. “Saran dari saya tersangka ditahan, tapi soal ditahan atau tidak itu kewenangan JPU Kejari Karo,” kata Robertson.

Menurut Kasidik, kasus dugaan korupsi dengan tersangka YP selaku staf Administrasi Kredit (AK) BRI Cabang Kabanjahe, adalah terkait pencairan kredit fasilitas modal kerja pada tahun 2017-2018. Dalam proses pencairan itu diduga terjadi penyimpangan dengan modus penarikan kelonggaran tarik dari rekening pinjaman debitur nasabah yang masih aktif. Modus lain, melakukan penarikan menggunakan pay off lunas dari rekening pinjaman debitur yang sudah lunas namun belum tutup rekening. Kemudian membuka rekening pinjaman baru atas nama debitur yang batal melakukan pinjaman (rekening fiktif) serta modus tidak menyetorkan angsuran debitur/nasabah yang sudah melakukan pembayaran ke bagian Teller.

Ditangkap
Telah diberitakan sebelumnya, YP, SE (35), adalah tersangka korupsi status DPO (daftar pencarian orang) dan Selasa (25/5) lalu telah ditangkap Tim Intelijen Kejagung bekerjasama dengan Intelijen Kejati Sumut di Pasar Sunggal Kecamatan Sunggal, Deliserdang.

Penangkapan dilakukan tim yang dipimpin Asintel Kejati Sumut Dr Dwi Setyo Budi Utomo MH, setelah sebelumnya diintai karena YP sudah masuk status DPO (daftar pencarian orang) sebagai tersangka kasus korupsi sekitar Rp 10 miliar lewat pencairan fasilitas kredit untuk petani/pedagang. Selanjutnya Tim Intelijen menyerahkan tersangka ke Pidsus Kejati Sumut.

”Selama buron, tersangka YP selalu berpindah pindah. Selain beralamat di Perumahan Sri Gunting Sunggal, tersangka ada mengontrak sebuah rumah di Jalan Sekip Kelambir V Kecamatan Tanjunggusta Kabupaten Deliserdang. Tetapi tidak jauh dari lokasi kontrakannya, tersangka juga memiliki usaha pemeliharaan kambing yang akan dijual ke pasar,” kata Asintel Kejati Sumut waktu itu. (BR1/f)

Penulis
: Redaksi
Sumber
: Koran SIB
Segala tindak tanduk yang mengatasnamakan wartawan/jurnalis tanpa menunjukkan tanda pengenal/Kartu Pers hariansib.com tidak menjadi tanggungjawab Media Online hariansib.com Hubungi kami: redaksi@hariansib.com